Demo Kasus Century Goyang KPK
Senin, 01 Maret 2010 10:24

LINTAS INDONESIA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali di datangi sekitar seratus pendemo. Massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Indonesia Mandiri (amunisi) membawa spanduk berukuran raksasa yang bergambar Sri Mulyani, Boediono, dan Ani Yudhoyono.


Dalam tuntutannya, mereka meminta KPK berani mengusut tuntas kasus skandal Bank Century. “Kalau tidak berani, lebih baik Tumpak Hatorangan (Ketua Plt KPK) mundur dari jabatannya,” kata salah satu peserta aksi, La Ode Kamaluddin, Senin 1 Maret 2010.

Dia menegaskan, tuntutan ini adalah instruksi dari rakyat Indonesia. “Bukan instruksi dari Presiden,” tambahnya. Selain itu, Amunisi juga meminta KPK independen dalam memberantas korupsi.

 

Masa Amunisi memenuhi jalanan depan kantor KPK. Mereka datang dengan menaiki lima metro mini dan kopaja. Spanduk-spanduk yang dibawa antara lain bertuliskan, ‘Kami kan disuruh
SBY.’ Pada spanduk yang bergambar Sri Mulyani dan Boediono, mereka menulis ‘Biarkan rakyat yang mengadili.’

Selain Itu, sekitar lima puluh masa dari Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) juga mendatangi KPK. Mereka meminta KPK segera menyelesaikan berbagai kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat di NTT.

Mereka menilai KPK tidak pernah melirik NTT. “Hingga saat ini belum ada pejabat NTT yang diperiksa KPK,” kata Koordinator Tim, Yohanes Kristo Tara, di KPK.(yat/VV)

 
Baner