Akibat Banjir Ribuan Rumah di Grobogan Terendam
Kamis, 29 April 2010 03:47

LINTAS INDONESIA - Ribuan rumah terendam banjir dengan ketinggian air 0,5 meter-1,5 meter akibat jebolnya tanggul sungai Tuntang di Desa Ngroto, Papanrejo, Rowosari dan Kwaron, Kecamatan Gubug sepanjang 44 meter.

Banjir juga menyebabkan jalur Grobogan-Salatiga, Jawa Tengah terputus karena ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

Hasil liputan wartawan di Grobogan Kamis (29/4), banjir yang tyerjadi di jalur Grobogan-Salatiga membuat banyak terjebak banjir dan mogok. Banjir juga membuat jalur kereta api yang melalui Gubug terganggu.

 

"Kondisi air pada sore telah menyusut hingga lalulintas kereta api kembali pulih, meskipun sempat dialihkan seperti pada perjalanan KA Argo Anggrek  Jakarta-Surabaya," kata  Kepala Humas Daop IV Semarang Sapto Hartoyo.

Beberapa warga mengungkapkan banjir bandang tersebut cukup cepat. Bahkan warga tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. "Air yang masuk berwarna coklat kental cukup besar dan vepat, kami hanya  bertahan dengan naik diaras dipan," kata Muhammad, warga Desa Ngroto. (MI/yat)

 
Baner