Rawan Banjir di wisata Kawasan Gunung Salak Endah
Rabu, 28 September 2011 14:19

 
Lintasindonesia-Kawasan Gunung Salak Endah (GSE) yang terletak di sebelah barat Kota Bogor di sekitar kaki Gunung Salak terdapat obyek wisata alami yang dapat kita jumpai seperti Pemandian Air Panas, Wana Wisata Kawah ratu, Curug Seribu, Curug Ngumpet, Curug Cigamea dan ada kerajinan Tangan dari Masyarakat sekitar.


Meski memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi salah satu Obyek wisata di Bogor Propinsi jawa Barat, namun hingga saat ini perkembangan obyek wisata kawasan Gunung Salak Endah masih belum maksimal. Seharusnya pemerintah daerah melihat perkembangan kawasan  wisata untuk dikelola secara Maksimal agar menjadi daya tarik wisata yang dapat mempercepat pertumbuhan Ekonomi masyarakat sekitar.

Kawasan wisata Gunung salak Endah merupakan kawasan strategis wisata bahkan saat ini banyak berdiri bangunan sebagai sarana prasarana wisata seperti Villa dan restoran.

Keadaan ini ternyata tidak diimbangi dengan perbaikan sarana lain, seperti jalan yang mulai rusak masihbanyak berbatu sehingga butuh waktu yang lama untuk sampai ditempat Lokasi wisata , pengelolaan parkir kendaraan dan Asuransi kecelaakaan Wisata yang tidak ada. Hal ini menjadi salah satu kendala yang dirasakan hingga saat ini.

Wisata dipemandian Air panas, terlihat pemandangan yang tidak pernah dijumpai di perkotaan khususnya Jakarta. Gunung-gunung yang masih tinggi, jalan yang berkelok-kelok dan berliku-liku, pohon-pohon yang besar dan tentunya udara yang masih segar alami.

Keindahan alam, seperti gunung yang masih hijau dan Air Terjun serta air panas yang dimiliki Kawasan Gunung Salak Endah memang merupakan aset yang tak ternilai harganya dan sangat potensial untuk dikelola oleh pemerintah.

Tempat wisata didaerah tersebut rata-rata dikelola oleh masyarakat sekitar, sehingga sistem pelayanan dan jaminan keselamatanpun tidak ada, padahal daerah wisata sering terjadi banjir bandang yang menewaskan beberapa pengunjung.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Bogor menjelaskan bahwa ada kejadian banjir bandang, yang menghanyutkan pengunjung yang lagi main Air di kali.

Hal senada juga di sampaikan oleh Rudy pengunjung dari Jakarta yang mengatakan “tempat wisata ini bagus, sayangnya pengelolaanya kurang maksimal, mulai dari pelayanan parkir, keselamatan pengunjung anehnya lagi Tiket masukpun tidak ada” .

"Untuk menyikapi keadaan itu semua sebaiknya pemerintah daerah segera mengambil tindakan dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar wisata agar pengelolaan wisata dikelola lebih professional. Dengan begitu dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar khususya dan perekonomian Indonesia pada umumnya". demikian Tutupnya (Lindo)

 
Baner