Pameran Indo Medica Expo 2010 dan Indo Dental Expo 2010
Minggu, 30 Mei 2010 15:24
LINTAS INDONESIA - The3rd International Exhibition on Medical, Dental & Hospital Equipments, Medicine, Health Care, Supplies and Serivce.Pameran  teknologi dan produk terbaru.

 Indo Medica Expo dan Indo Dental Expo 2010.diadakan di  Jakarta Convention Center, Senayan Jakarta.27-30 Mei 2010. Organizer by : Krista Exhibition (PT Kristamedia Pratama).setelah dibuka oleh Menkes RI Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH pada Hari Kamis,tanggal 27 May 2010 dilangsungkan berbagai seminar dengan topik menarik. Seperti Sistem Pelayanan Kesehatan berbasis Jaminan Sosial Nasional bidang Kesehatan" termasuk mengulas tentang kebijakan pemerintah tentang pelaksanaan Sistem Jamkesnas dalam upaya peningkatan derajat kesehatan yang dibawakan oleh Agung Laksono selaku Menkokesra.

Acara dihadiri oleh Ketua Umum PB IDI, Dr. Prijo Sidipratomo, Mendagri, Gamawan Fauzi SH, MM, Mendag RI, Dr. Mari Elka Pangestu dan masih banyak lagi lainnya. Peserta Pameran  diikuti oleh Perhimpunan Dokter Akupuntur Medik Indonesia (Hidami),Sekarguna Medika, Poscom Acoma Indonesia memperkenalkan Mobile X Ray System dengan dua tipe Poxbile-100HF dan Poxbile-320UC.

Indomedica Expo is the Medical Trade Shows on Hospital, Medical, Pharmaceutical, Medicine, Clinical Laboratories, Equipment, Health Care and Services. The Indomedica Expo will be held between 27 to 30 May 2010 at Jakarta. The trade show is being organized by Krista Media Pratama PT.
   

VISITOR'S PROFILE

Chief and executive of Hospitals, The doctors / Specialists, Medical Practitioners, Medical Students, Business from local and overseas, General Public are the target visitors.

Salah satu peserta  Kalbe Farma, Respina, Pt. Indocore Perkasa memperkenalkan Omron HEM-7080 dari Jepang adalah alat tensi meter sebagai pengukur tekanan darah. Yang menurut David sebagai Marketing Manager menjelaskan alat lainnya namanya BeneCheck sebagai HB Meter yang mengukur kadar Hemoglobin dan mendeteksi anemia mengunakan baterai dengan strip per 10 second jadi hemat biaya. Ini semua dalah produk dari Taiwan.

Ada juga Perhimpunan dokter spesialis patologi klinik Indonesia serta keterlibatan kampus seperti FK Univ, Airlangga, FK UGM, FK UII Jogyakarta, UKrida dan ada juga RS Ibu dan Anak Sayyidah dengan unggulan imunologi reproduksinya.

Menarik perhatian pengunjung,  ada TriPollar dengan teknologi dari Swedia berkonsep Radio Freqwensi untuk pengencangan kulit (Body Counturing) dengan senilai 150 Juta yang berukuran kecil dan yang besar (Apollo) 500 juta untuk klinik kecantikan dan salon-salon.    

Kemudian dijelaskan oleh Lilis marketing dan Beautician menandaskan tidak ada efek samping tanpa operasi (face lift) penarikan kulit wajah yang harus dioperasi tapi dengan alat ini tanpa operasi dan rasa sakit.

Selain itu ada Rajaerba-Reiged Diagnostic-Sinnowa, Djaj Bima Agung dan keterlibatan negara Aseas dan Asia Pasific seperti Beijing Montagne Medical Device, Zhongshan Chuangyi Biochemical Engineering Co, Jiansu Jinlu Group Medical Instrument, dan Indofarma Global Medika.(DM)
 
Baner