Menjaga Kewibawaan Hukum
Jumat, 07 Mei 2010 10:01

Umi Illiyina. S.H
(Staff ahli DPD RI Provinsi Sumatera Selatan)



Pasca penangkapan Susno Duadji oleh Provost, menjadi cermin kepanikan institusi kepolisian RI atas hujan peluru yang dimuntahkan oleh Susno. Kepanikan ini tampak jelas, skenario penangkapan nyata-nyata mencari celah hukum untuk melakukan manuver baru bagi Susno. Munculnya pernyataan Kabareskrim Polri Komjen Polisi Susno Duadji soal pembersihan Polri harus dimulai dari Kapolri ada benarnya. Bagaimana mungkin membersihkan lantai yang kotor dengan “pel” yang kotor juga. Tentunya “pel” itu harus dibersihkan dahulu. Mengungkap sindikat yang selama ini sudah mengakar tentunya tidak mudah. Banyak pihak yang merasa gerah takut terseret arus dan jalan cerita yang dibuat oleh sutradara besar yang selama ini selalu sukses dalam skenario “hitamnya”. Namun “nyanyian” susno beberapa waktu ini mulai mengungkap sejumlah fakta, bahkan aktor-aktor di belakang layar mulai bermunculan.Susno dianggap pengkhianat oleh korpsnya, bahkan oleh politikus busuk di negeri ini dianggap sebagai “pahlawan kesiangan”, namun bagi masyarakat luas Susno dianggap sebagai “pemberani”. Pemberani yang siap membongkar mafia kasus maupun mafioso hukum yang selama ini menggerogoti negeri tercinta ini.


Kisah mafioso ini mengingatkan kita pada Socrates, Socrates mempertaruhkan nyawanya demi kewibawaan hukum, sehingga mengantarnya sebagai pesakitan di pengadilan Athena akibat konspirasi yang dibuat kaum Sofis dan pimpinan religi Olympus. Kritik pedas Socrates yang tiada henti terhadap kiprah kelompok filsuf Sofis yang cenderung memanfaatkan kehormatan dan keahlian mereka sebagai ahli retorika untuk memengaruhi kaum muda Athena pada cara hidup yang tidak terhormat. Kepandaian retorika bukan dipakai sebagai jalan menemukan kebenaran tetapi sebagai alat kelicikan, membenarkan yang salah menyalahkan yang benar. Atas sikapnya itu, Socrates dituduh kelompok Sofis dan pimpinan Olympus sebagai “penjahat” yang berujung di pengadilan. Mafioso ini menghalalkan segala cara agar keinginan mereka terpenuhi. Segala celah ditempuh agar penghalang mereka dapat tersingkirkan.


Saatnya pimpinan dan aparat menjadi contoh. Peristiwa penangkapan Susno merupakan reaksi dan kekhawatiran yang berlebihan. Karena itu, perlu langkah segera dari pemerintah/presiden untuk membersihkan kepolisian. Tidak perlu reposisi lembaga yang perlu dibenahi adalah aparat dan sistem pengawasannya. Tidak ada manfaatnya reposisi lembaga jika aparat dan sistem pengawasannya tidak berubah.
Kita sudah merasakan ragam “penderitaan” akibat bermain-main dengan hukum, sulit mendapatkan kepercayaan dunia internasional, investor enggan menanamkan modal, kemiskinan meluas akibat korupsi, dilecehkan sebagai bangsa liar, dan banyak dampak buruk yang berbiak dari ketidakacuhan terhadap hukum. Keep spirit “ tegakkan hukum walaupun langit runtuh”.

 

 
04 Februari 2012
Partai Nasrep Resmi dan Berbadan Hukum
Lintas Indonesia - Jakarta. Partai Nasrep telah resmi dan berbadan hukum yang dikeluarkan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia beberapa waktu yang lalu, Partai yang mengusung Tommy Soeharto sebagai Presiden pada Pemilu tahun 2014 ini mulai berbenah. Baik di Intern Partai maupun diluar Partai.

Politik

04 Februari 2012
Partai Nasrep Resmi dan Berbadan Hukum
Lintas Indonesia - Jakarta. Partai Nasrep telah resmi dan berbadan hukum yang dikeluarkan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia beberapa waktu yang lalu, Partai yang mengusung Tommy Soeharto sebagai Presiden pada Pemilu tahun 2014 ini mulai berbenah. Baik di Intern Partai maupun diluar Partai.
Baner

Kolom Opini

OP3 Tuntut Gaji dan Tunjangan Pensiunan Pertamina Disesuaikan

Lintas Indonesia - Jakarta. ORGANISASI PERJUANGAN PENSIUNAN PERTAMINA (OP3) dalam menyikapi sosialisasi Manfaat Pensiunan (MP) oleh pimpinan PT. Pertamina (Persero) tersebut, sangat kecewa atas...

Profil

Halal Bihalal Kecamatan Empat...
Lintas Indonesia - Jakarta. Suasana Lebaran hingga saat ini masih terasa hangat, kecamatan Empat Nagari , Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat menggelar acara halal bihalal yang dilaksanakan di Anjungan Sumatera Barat,...

Hukum

20 Desember 2011
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,berpotensi...

LINTAS INDONESIA- Jakarta -  pemohon yakni Ugan Gandar, Eko Wahyu, Rommel Anonius, dan Ginting dengan kuasa pemohon, Ecoline Situmorang, meminta tafsir konstitusional atas pasal itu karena selama ini penerapannya menimbulkan ketidakpastian...

Daerah

31 Desember 2011
dody terpilih KNPI DKI I

dody terpilih KNPI DKI ILINTAS INDONESIA - Jakarta-dody terpilih menjadi ketua umum KNPI periode 2011-2013,dody terpilih dihotel oasis, setelah bertarung dengan beberapa kandidat yang dibayangi ketat oleh kandidat lain seperti Yaser...

Nasional

30 Januari 2012
Presiden: Kita senang Indonesia bisa jalankan demokrasi,...

LINTAS INDONESIA-JAKARTA- "Kita harus proyeksikan ajaran Islam dalam bentuk terbaiknya. Tetapi pesan ini hanya efekif bila kita sebagai muslim menjalankan nilai Islam sebagai peradaban paling maju di abad 13, ini berarti...

Internasional

12 Januari 2012
Asif Ali Zardari Batal Mundur dari Kursi...

LINTAS INDONESIA Jakarta- Media dalam negeri pakistan melaporkan presiden Asif Ali Zardari  mengajukan pengunduran diri sepanjang...

Sains dan Teknologi

05 Januari 2012
Marzuki Alie: Ciptaan Anak Bangsa Harus di...

LINTAS INDONESIA -JAKARTA "Ciptaan anak bangsa harus didukung. Saya rencanakan akan ke lokasi, memberikan jalan agar didukung pengusaha, dibuat sebagai mobil nasional,"Ketua DPR RI Marzuki Alie.Marzuki Alie juga berencana akan membeli mobil Esemka karya siswa SMK 2 Surakarta, Solo.  "Insya Allah (mau beli)," katanya Sebelumnya, Wali Kota Solo Joko Widodo yang pengusaha meubel itu kontan mengganti mobil dinas Toyota Camry-nya dengan...

Infotainment

31 Desember 2011
5.000 ulama dan pejabat Pemkot Palembang,...

LINTAS INDONESIA-PALEMBANG -" Pesta rakyat dan zikir bersama menyambut pergantian tahun dari 2011 ke 2012,'ujar Eva Santana Putra sang penggagas kegiatan tersebut , di Palembang,  Pedangdut, Iis Dahlia salah satu yang memeriahkan pergantian Tahun Baru Masehi menghibur warga Kota Palembang di tepian Sungai Musi, Plaza Benteng Kuto Besak, Sabtu malam.Menurut Eva, selain pesta rakyat itu sebelumnya pukul 19.30 WIB bersama 5.000...