Latest
Abidinsyah Siregar : Presiden akan disurati sesuai Rekomendasi Training
Jumat, 21 Mei 2010 02:35

LINTAS INDONESIA - Permasalahan lingkungan hidup memiliki dimensi masalah lokal,regional dan global,
kurangnya kepedulian dan menganggap enteng persoalan pemanasan global dan perubahan iklim akan sangat merugikan kita,Ujar  Presidium KAHMI  Dr.Abidinsyah Siregar memulai  sambutannya kepada trainer di Ballrom holtel Sultan saat kegiatan training perubahan iklim Dept Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim KAHMI  kerja sama  dengan The Climate Project Indonesia dan Dewan Nasional Perubahan Iklim


Bersama-sama dunia kita mengatasi yang mengancam perubahan iklim," sebab perilaku manusia dan kegiatan pembangunan di sebuah negara yang mempengaruhi lingkungan hidup akan  menghasilkan berbagai perubahan kwalitas lingkungan hidup tidak saja di negara tersebut akan tetapi juga ditingkat global untuk itu permasalahan global memerlukan mobilisasi sumber daya secara global juga untuk penanggulangnya,ujar Dr Abidinsyah menambahkan

Selanjutnya...
 
Fasilitas Mewah untuk Artalyta, Menkumham Gelar Mutasi Besar-Besaran
Selasa, 12 Januari 2010 07:49
LINTAS INDONESIA- Tak cukup dengan pencopotan Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Menteri Hukum dan HAM Patrialis akan memutasi pejabat hingga sipir penjara di seluruh Indonesia. Ini merupakan efek domino dari fasilitas mewah bagi tahanan khusus, salah satunya Artalyta Suryani.

"Mutasi besar-besaran, se-Indonesia. Tujuannya, biar tidak ada raja-raja kecil di setiap rutan," kata Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar di kantor Presiden, Selasa 12 Januari 2010.

Dia berharap, mutasi ini rampung akhir Januari ini. "Saya perintahkan kepada kanwil DKI Jakarta, peristiwa ini tidak terjadi lagi," tegas Patrialis.
Selanjutnya...
 
7.238 Personel Polda Metro Diterjunkan Untuk Mengamankan Mudik Lebaran
Jumat, 11 September 2009 05:27
LINTAS INDONESIA  7.238 personel dari Polda Metro Jaya serta jajarannya diterjunkan untuk mengamankan mudik lebaran. Pelaksanaan ini akan dilakukan sejak H-7 hingga H+7.

Operasi Ketupat tersebut, Polda Metro Jaya kerahkan 7.238 personil
dengan melibatkan semua satuan,"ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes
Chryshnanda kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, dinihari Jumat (11/9/2009).

Satuan Personel yang akan terjunkan oleh Mapolda Metro Jaya yaitu, Satuan Samampta, Sat Brimob, Sat Serse, Sat Intelkam. Semuanya ditempatkan di 170 pos pengamanan yang terletak di beberapa terminal dan stasiun serta dibeberapa titik yang rawan.
Selanjutnya...
 
Kodam Jaya Tingkatkan Peran Intelejen
Selasa, 11 Agustus 2009 08:13
LINTAS INDONESIA -  Menjelang perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus 2009, situasi ibukota dinilai kondusif. Namun, TNI menggalakkan peran intelijen untuk mengantisipasi kondisi tidak terkendali.

Hal tersebut disampaikan Panglima Daerah Militer DKI Jaya Mayjen Darpito di Jakarta, Selasa (11/8). "Saya selalu menekankan bahwa semakin kondusif berarti semakin waspada. Karena, kondusifitas ini bisa membuat kita terlena dan lengah," katanya.

Pihaknya, ujar dia, akan berusaha semaksimal mungkin dalam pengamanan kondisi untuk perayaan 17 Agustus mendatang. Tidak ada cerita lain, tandas dia, bahwa TNI harus all out. Dalam situasi kali ini, Pangdam Jaya telah menginstruksikan peningkatan fungsi intelijen dengan mengaktifkan peran intel teritorial.
Selanjutnya...
 
Koalisi Besar yang di usung PDI-P Perjuangan.
Jumat, 01 Mei 2009 10:15
Koalisi Besar yang diusung oleh PDI Perjuangan , Partai Golkar, Partai PPP, Partai Gerindra, Partai HANURA, PBR, PKNU, PDS, PPRN, PPNU, telah melakukan penandatangan Kesepakaan Bersama pada pkl 15.00 Wib, yang bertempat di Kantor DPP Hanura, jalan Diponegoro Menteng Jakarta. Penandatanganan ini masing- oleh Ibu Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum  PDI  Perjuangan,H.M. Jusuf Kalla Sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pembina Gerindra, H.Wiranto Ketua Umum Hanura, PKNU oleh Chairul Anam, Amelia Yani Ketua Umum PPRN, Ir. Willy Andi Irfan dari PPNU, Dan Sekjen PDS. H.Wiranto sebagai tuan rumah dalam kata sambutannya mengatakan bahwa Koalisi Besar bukan tujuannya untuk mengeroyok satu partai dan Koalisi Besar telah menyisihkan kepentingan partai untuk menjadi suatu kekuatan bersama untuk maju dalam pilpres 2009. Butir-butir Kesepakatan dibacakan oleh Prabowo Subianto, ada empat butir yang intinya adalah Koalisi Bersama “membangun Kerjasama Poliltik di DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota guna lebih memajukan kebersamaan dan mewujudkan tanggung jawab bangsa masa depan(Daeng Anak Mamakna)
 
Ketua KPK Antasari Azhar Siap Diperiksa Polisi,Terkait Kasus Pembunuhan Direktur PT PRB
Jumat, 01 Mei 2009 03:57
LINTAS INDONESIA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Antasari Azhar, menyatakan siap diperiksa polisi terkait kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen. Karena saya juga penegak hukum, tak mungkin saya kabur," kata Antasari. Hal itu dikatakan Antasari usai tiba dari Bandung, Jawa Barat, Kamis (30/4) malam. Antasari menyatakan, dirinya malah melindungi Nasruddin karena dia menjadi saksi dalam kasus korupsi yang membelit PT Rajawali Nusantara Indonesia. "Karena dia juga beberapa kali melaporkan korupsi," kata Antasari di kediamannya, perumahan Giri Loka II, Bumi Serpong Damai, Tangerang. Sebelumnya, polisi juga mencokok Komisaris Utama Harian Merdeka, Sigid Haryo Wibisono. Sementara ini Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian, Komisaris Jenderal Susno Duadji, menyebut motif pembunuhan diduga masalah asmara. "Motifnya pribadi," kata Susno. Sebanyak sembilan tersangka pembunuhan telah tertangkap. Mereka adalah para eksekutor dan operator lapangan. Sedangkan otak pembunuhan diduga adalah seorang pengusaha dan pejabat negara. Nasrudin ditembak usai bermain golf di Padang Golf Modernland, Cikokol, Tangerang, sekitar pukul 14.00, Sabtu 14 Maret 2008. Ia ditembak di dekat mal Metropolis Town Square. Mobil BMW silver miliknya tiba-tiba dipepet dua pria mengendarai sepeda motor. Salah seorang pengendara langsung memuntahkan dua peluru ke arah kepala Nasrudin yang duduk di kursi belakang. Seketika, sopir korban langsung membawanya ke Rumah Sakit Mayapada Tangerang. Kondisi Nasrudin dinyatakan kritis. Rumah sakit itu pun tak mampu menanganinya dan merujuknya ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto. Nasrudin meninggal 22 jam kemudian.(VV/YAT)
 
300 Personil Kepolisian Gabungan,Dikerahkan Kawal Pengunjuk Rasa
Jumat, 01 Mei 2009 03:53
LINTAS INDONESIA - Sebanyak 300 personil kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Polsek Menteng dan Brimob menjaga aksi damai memperingati hari buruh Internasional. "Kami akan melakukan pengawalan terhadap aksi ini, diharapkan para peserta aksi dapat mematuhi aturan-aturan yang ada dan semuanya berjalan damai," terang Kompol Khalidi, TH Kapolsek Menteng saat ditemui di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Jumat (1/5). Aparat kepolisian akan berjaga-jaga mulai dari titik start yaitu di kawasan HI sampai ke tujuan akhir yaitu di Istana Negara. Selain itu, Khalidi juga menerangkan jajarannya akan mengatur lalu lintas di kawasan Sudirman sampai Thamrin agar tidak terjadi kemacetan. "Lalu lintas harus tetap berjalan tidak boleh ada penutupan," ujarnya. Aksi damai dalam memperingati hari buruh ini rencananya diikuti oleh ribuan buruh yang berasal dari beberapa persatuan buruh Jabodetabek. Setelah berkumpul di HI, mereka meneruskan aksinya dengan melakukan long march yang akan berakhir di Istana Negara.(Kps/Dayat)
 
19 Pengunjuk Rasa Warnai Ibu Kota Jakarta
Jumat, 01 Mei 2009 03:50
LINTAS INDONESIA -Memperingati hari Buruh pada 1 Mei 2009, ada 19 unjuk rasa dan satu mogok kerja akan mewarnai jalur utama Ibukota Jakarta. Informasi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, aksi unjuk rasa akan dimulai pukul 07.00 WIB di Kantor Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jakarta Utara, aksi ini akan dilakukan tiga elemen. Unjuk rasa kembali di gelar pada pukul 08.30 WIB, di Bundaran Hotel Indonesia, depan Istana Negara, Jalan Timor pintu keluar TPK Koja, Pelabuhan Tanjung Priok, Depnakertrans, Sekretariat SPSI Perum Citra Raya Tangerang. Unjuk Rasa di Gelar pada pukul 09.00 WIB yaitu di Bundaran Hotel Indonesia , depan Istana Negera, Tugu Proklamasi, Kantor Depnakertrans, Patung Kuda, Depan Hotel Indonesi lama, Sudinakertrans Komp. Kantor Walikota Jakpus, Kantor PLN Pusat Selain buruh, unjuk rasa karyawan Carefour juga akan melakukan aksi mogok kerja pada pukul 07.00 WIB.(vv/Tam)
 
Alih Fungsi Sungai,PT Garam Persero Digugat
Jumat, 01 Mei 2009 00:39
LINTAS INDONESIA-  Alih fungsi sungai (kali) yang melintas di 4 desa di Kecamatan Saronggi, yang pengelolaannya dilakukan oleh PT Garam (Persero) Kalianget digugat oleh warga setempat, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Penyelamat Aset Negara (FMPAN) Sumenep. Sebab, penyempitan dan penutupan Kali Saroka, Kali Sender, Kali Moangan dan Kali Nambakor, yang difungsikan sebagai lahan pegaraman sejak tahun 1984, mengakibatkan banjir tahunan, dan merugikan warga. Bahkan warga juga menuding, dampak lingkungan lainnya semakin parah yakni timbulnya perubahan sifat fisik dan hayati yang terdapat dalam kali tersebut, sehingga keberadaan lingkungan tidak mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk lain. Koordinator Forum Masyarakat Penyelamat Aset Negara (FMPAN) Sumenep, Fathorrahim menjelaskan, semula lebar sungai mencapai 75 meter, saat ini tinggal 10 meter. “Akibatnya, jika hujan turun, warga sekitar kebanjiran. Selain itu, lebar sungai semakin sempit, untuk kepentingan produksi garam,” terang Fathorrahim pada wartawan di Polres Sumenep, Kamis (30/4/2009). Menurutnya, alih fungsi sungai menjadi lahan pegaraman merupakan tindak pidana pengrusakan lingkungan hidup, sesuai Undang-Undang RI Nomor 23/1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. Sehingga kasus ini perlu diusut tuntas oleh penegak hukum. Sementara itu, Kabag Hukum PT Garam (Persero) Kalianget, Farid Sahid mempersilahkan jika warga melaporkan kasus ini ke Polisi. PT Garam juga akan mengklarifikasi terhadap penyidik tentang lokasi pegaraman. “Satus yang ada, dipinggir sungai itu memang lahan kami sesuai sertifikasi pada tahun 1985. kita lihat konteksnya, yang diprsempit itu yang mana. Sebab, segala aktivitas PT Garam selalu memperhatikan keselamatan lingkungan,” terang Farid pada wartawan di kantornya, Jalan Raya Kalianget, Sumenep, pagi tadi. Sedangkan, Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin mengatakan, laporan warga yang berkaitan dengan dugaan pengrusakan lingkungan akan diproses sesuai dengan aturan yang ada. “Semua laporan warga tetap akan ditindaklanjuti,” tegas Mualimin pada wartawan di ruang kerjanya, Jalan Urip Sumoharjo, Sumenep.( smp/nan)
 
Jika Tiga Pasangan Maju, SBY Berpeluang Menang lewat Satu Putaran
Jumat, 01 Mei 2009 00:20
LINTAS INDONESIA-  Pertemuan enam partai yang bakal berlangsung, Jumat (1/5), bisa saja memunculkan dua pasangan yang maju di Pilpres 2009. Jika itu terjadi, justru akan memudahkan Susilo Bambang Yudhoyono untuk menang melalui satu putaran. Pengamat politik LIPI Alfitra Salamm mengungkapkan itu di Jakarta, Kamis (30/4). "Munculnya tiga kandidat capres akan lebih memudahkan langkah SBY untuk menang dalam satu putaran saja. Karena, kekuatan pihak lawan SBY akan terbagi," jelasnya. Menurut Alfitra, akan lebih kompetitif jika pihak di luar koalisi Partai Demokrat hanya mengusung satu calon. "Namun, kombinasi baru akan memberikan banyak pilihan bagi masyarakat dan memberikan peluang besar untuk menyaingi pasangan yang diusung Demokrat," ungkapnya lagi. Hal itu karena, masyarakat sudah mengetahui semua rekam jejak calon muka lama. Tetapi jika dilihat dari hasil survei, SBY tetap dalam posisi teratas. "Memang, dari figur yang ada saat ini SBY yang punya elektabilitas tertinggi," tandasnya. (MI/Tammo)
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 19
Baner