| Burhanudin Abdullah : Anggota yang ditunjuk agar tidak terjadi KKN |
| Kamis, 15 September 2011 16:35 |
LINTAS INDONESIA - Jakarta - Burhanudin Abdullah Ketua Umum laki (laskar anti korupsi Indonesia, pada hari Senin 12 September 2011 dihotel Sentral Matraman saat membuka Rapat Pimpinan Nasional, dalam kesempatan itu wartawan Lintas Indonesia menanyakan beberapa hal:LAKI berdiri sebagai mitra KPK mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan korupsi, aparat yang selama ini menangani kasus korupsi tidak mungkin bekerja sendiri tanpa ada dukungan pihak lain. substansi kehadiran peran serta masyarakat jelas harus ada. Untuk itulah kita harapkan masyarakat akan dilibatkan dan diberdayakan untuk mensukseskan program pemerintah, khususnya korupsi yang telah akut di negara ini. Rapat Pimpinan Nasional LAKI dihadiri oleh DPP dan DPC yang tersebar di 33 propinsi, Program ini dimulai untuk membentuk agar menjadi sebuah jaringan infrastruktur sehingga dapat membuka kasus korupsi yang dilakukan mulai dari aparat yang tidak tersentuh sampai ke tingkat RT. program ini tidak mungkin bekerja semudah membalikkan tangan,"Prediksi saya hal ini butuh waktu panjang bahkan bisa mencapai 15 tahun kedepan," ujarnya menjelaskan Burhanuddin menambahkan untuk menumpas para koruptor di Indonesia ini dibutuhkan tenaga dan pikiran yang cukup besar, oleh karena itu kami mengharapkan kejujuran dari para anggota yang ditunjuk agar tidak terjadi KKN," Untuk membekali saat dilapangan ada tahapan yang harus dlalui oleh anggota LAKI yang ditunjuk, agar tidak melakukan kesalahan saat bekerja. (Alf/Bri) |
LINTAS INDONESIA - Jakarta - Burhanudin Abdullah Ketua Umum laki (laskar anti korupsi Indonesia, pada hari Senin 12 September 2011 dihotel Sentral Matraman saat membuka Rapat Pimpinan Nasional, dalam kesempatan itu wartawan Lintas Indonesia menanyakan beberapa hal:




