| TNI AL Menggelar Latihan Perang Laut |
| Selasa, 01 November 2011 22:24 |
|
Lintas Indonesia - Jakarta. TNI AL menyelenggarakan latihan perang laut secara besar-besaran yaitu Armada Jaya XXX/2001di kawasan perairan timur, mulai dari laut Jawa dan diakhiri dengan melakukan operasi amfibi berupa pendaratan pasukan pendarat Marinir di Sangatta. Seluruh kesenjataan TNI AL yang tergabung dalam SSAT adalah kapal perang, pesawat udara, marinir.
Bertindak sebagai pemimpin umum didalam latihan ini adalah adalah Laksamana TNI Soeparno Kepala Staf Angkatan Laut. Hasil Armada Jaya XXX/2011. Latihan ini akan menjadi panduan didalam kesiapan jajaran TNI AL untuk mendukung latihan gabungan TNI pada 2012 yang akan di gelar pada tempat yang sama. Rangkaian kegiatan latihan melibatkan kurang lebih empat ribu personel, 21 kapal perang berbagai jenis (kapal selam, perusak kawal rudal, kapal cepat rudal, perusak kawal, angkutan tank, buru ranjau, kapal tanker, dan kapal bantu tunda), enam pesawat udara, satu batalyon tim pendarat marinir serta 93 kendaraan tempur pasukan pendaratl. Latihan Armada Jaya merupakan latihan puncak bagi TNI AL dan dilaksanakan setiap tahun di wilayah yang berbeda, bahkan di seluruh pantai yang ada di perairan Indonesia diupayakan akan bergantian mendapatkan giliran untuk dijadikan daerah latihan. Dengan menggelar latihan ini, maka TNI AL akan mendapatkan suatu referensi jika sewaktu-waktu dibutuhkan operasi yang sebenarnya. Armada Jaya XXX/2011 yang dilaksanakan berakhir di Sangatta ini adalah latihan untuk yang kedua kalinya , yang pertama pada tahun 2005. Sedangkan tahun 2007 latihan terbesar TNI AL dilaksanakan di Kaimana, Papua serta tahun 2008 di pantai Banongan dan tahun 2009 di pantai Banyuwangi, Sitibondo Jawa Timur. (Bri). |





