| Dari MTQ merambah ke lagu religi |
| Kamis, 14 Januari 2010 03:46 |
Jakarta-Talenta seseorang dalam kehidupannya terkadang berubah. Keahlian juga menjadi landasan utama meraih sukses pada etape selanjutnya. Mungkin hal ini yang dialami oleh Ad Dina, seorang yang dibesarkan dilingkungan pesantren dan setiap hari hidup dalam tradisi pesantren tiba-tiba merambah kedua rekaman musik.Musik yang coba dirilis memang tidak terlalu jauh daru habitat Ad Dina sebagai seorang pernah menjuarai MTQ tingkat Nasional di Yogyakarta pada tahun 1991. Lagu perdana yang ia rilis tepat pada bulan Ramadhan 1430 H terangkum dalam album “PanggilanMu”. Ketika ditemui di studio Naga Swara wanita berjilbab bernama lengkap Hanik Rofiqoh atau kerap dipanggil Addina, sempat merasa ragu saat mau melangkah di dunia hiburan, menurutnya dunia artis rentan dengan hal yang negatif. “Awalnya saya sempat ragu, ngeri dan tidak bisa membayangkan karena kesan di dunia artis itu serba glamour. InsyaAllah disini saya akan buktikan kalau artis juga manusia biasa dan juga bisa memberi contoh untuk kebaikan,” kata muslimah yang sempat mengajar di Madrasah Aliyah Pesantren As-Shiddiqiyah pimpinan KH Nur Iskandar SQ di Kedoya Jakarta Barat. Dalam Album perdana bertajuk “Panggilan Mu” sebagai hits sigle “Aku Ingin Menjadi Kekasihmu” ciptaan Dewi Rae juga ada hits andalan lain berjudul ”Shalawat (Badar) Kebangkitan”. ”Sebenarnya album shalawat pada mulanya untuk kalangan terbatas, karena ibu saya yang meminta supaya diwujudkan dalam bentuk rekaman dan banyak dari kawan-kawan bilang bagus suaraku maka ketemulah aku dengan Dewi Rae,“ tutur aktifis Fatayat NU ini . Ketika ditanya, apa sih yang dinamakan musik religi? Wanita pengagum penyanyi legendaris Mesir Ummi Kalsum dan pemain biola Idris Sardi ini mengaku, sejatinya musik religi atau lebih spesifik disebut musik islami , apabila lagu-lagu dengan liriknya memberikan pencerahan serta mampu merubah dari hal-hal yang tidak baik menjadi baik. “Lagu-lagu religi yang bersifat universal, genre pop atau alternatif memang sudah saatnya mewarnai blantika dunia musik tanah air untuk menyalurkan inspirasi dari kondisi social-masyarakat kita saat ini,”pungkas Ad Dina seraya mengaku dengan jujur lagu-lagu yang bernuansa syiar kedepan akan mengalami peningkatan karena sangat efektif. |
Jakarta-Talenta seseorang dalam kehidupannya terkadang berubah. Keahlian juga menjadi landasan utama meraih sukses pada etape selanjutnya. Mungkin hal ini yang dialami oleh Ad Dina, seorang yang dibesarkan dilingkungan pesantren dan setiap hari hidup dalam tradisi pesantren tiba-tiba merambah kedua rekaman musik.





