45 Orang Tewas Ditembak Pria Bertopeng ,Saat Pesta Pernikahan Berlangsung
Selasa, 05 Mei 2009 03:35
LINTAS INDONESIA - Pria bertopeng dengan senjata lengkap menyerang sebuah pesta pernikahan di daerah Kurdi, selatan Turki pada Senin malam. Setidaknya 24 orang tewas. Ini merupakan serangan terhadap warga sipil terburuk sepanjang sejarah di negara kandidat anggota Uni Eropa itu. Menteri Dalam Negeri Turki Besir Atalay mengatakan belum ada indikasi, kekerasan itu terjadi melibatkan kelompok sparatis Kurdistan Workers Party (PKK). Deputi Gubernur Provinsi Mardin, Ahmet Ferhan Ozen seperti dikutip Reuters, Selasa (5/5/2009), mengatakan penyerangan itu terjadi di perkampungan Bilge, 20 km dari kota Mardin. Pria bertopeng menembakkan senjata otomatisnya dan melemparkan granad ke arah para tamu yang menghadiri pesta pernikahan itu. "Ada beberapa orang, mereka masuk ke dalam rumah dan mulai dan mulai memuntahkan peluru, mengenai wanita dan laki-laki. Wajah pelaku ditutupi dengan topeng," kata seorang saksi mata yang menolak menyebutkan namanya. Saksi mata itu menambahkan, ada sekira 200 orang dalam pesta itu. Para pelaku keburu melarikan diri ke arah perbatasan Syria sebelum pasukan Turki mengepung perkampungan. Media lokal melaporkan, kedua keluarga besar yang mengadakan pernikahan itu termasuk anggota Village Guard, kelompok bersenjata yang turut memerangi sparatis Kurdi dan menjadi antek intelijen untuk wilayah selatan Turki. Namun belum diketahui apakan kedua pengantin turut menjadi korban tewas. Ambulans berdatangan untuk mengevakuasi korba tewas dan selamat ke Mardin. Para penduduk lokal juga diminta bantuannya oleh rumah sakit untuk mendonorkan darah mereka. Kebanyakan para korban tewas merupakan anak-anak dan wanita.(ok/Tammo)
 
Baner