| Pengungsi Asal Bangladesh Segera Dipulangkan |
| Jumat, 05 Juni 2009 06:40 |
LINTAS INDONESIA - Departemen Luar Negeri telah menyelesaikan proses verifikasi terhadap para pengungsi asal Bangladesh dan pengungsi etnis Rohingya asal Myanmar yang kapalnya terdampar di Aceh.Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan 119 pengungsi asal Bangladesh bersedia dipulangkan ke negara asalnya. "Masalahnya, kami kesulitan dana, untuk memulangkan mereka perlu biaya besar," kata Faizasyah di Gedung Departemen Luar Negeri, Pejambon, Jakarta, Jumat 25 Juni 2009. Deplu, tambah dia, lalu menggandeng badan urusan pengungsi PBB (UNHCR) dan International Organization Migration (IOM). "Kami sudah melakukan kontak ke Bangladesh dan UNHCR untuk finalisasi," tambah dia. Sementara, nasib 269 pengungsi etnis Rohingya asal Myanmar belum jelas. "Belum jelas dipulangkan atau tidak, belum ada negara ketiga yang menerima mereka," tambah Faizasyah. Pemerintah akan menempuh mekanisme Bali proses, yaitu melibatkan negara asal, negara transit, dan negara tujuan untuk menyelesaikan pengungsi Myanmar yang mendapat predikat 'pengungsi internasional' dari UNHCR. Para pengungsi etnis Rohingya lari dari negaranya, Myanmar. Mereka tiba di Aceh dalam beberapa gelombang. Mereka terbagi menjadi dua lokasi penampungan. Pertama, berada di Pulau We, Sabang mencapai 193 orang (tiba 7 Januari 2009) dan sisanya 198 orang (3 Februari 2009) di Kecamatan Indirayo, Aceh Timur. |
LINTAS INDONESIA - Departemen Luar Negeri telah menyelesaikan proses verifikasi terhadap para pengungsi asal Bangladesh dan pengungsi etnis Rohingya asal Myanmar yang kapalnya terdampar di Aceh.




