Polda Metro Jaya Mulai Turunkan Aparat ke TPS
Senin, 06 Juli 2009 06:46
LINTAS INDONESIA -  Kepolisian Daerah Metro Jaya (PMJ) menggelar apel pasukan untuk pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) 8 Juli mendatang, Senin (6/7). Setelah apel, seluruh personil langsung diterjunkan ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk menjalankan tugas pengamanan.

Apel gelar pasukan yang diikuti oleh sekitar 4.000 personil itu dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jendral Wahyono. Secara keseluruhan, Polda beserta jajaran kewilayahan mengerahkan 16 ribu anggota untuk mengamankan 30.347 TPS yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Kita sudah laksanakan kelanjutan dari pileg (pemilihan legislatif) untuk diberangkatkan ke TPS-TPS agar pilpres dalam situasi yang kondusif. Hari ini juga akan bergeser ke wilayah Polres, " tutur Kapolda kepada wartawan seusai apel gelar pasukan.

Dikatakan Wahyono, dari 16 ribu personil yang dikerahkan, 1.000 di antaranya dari Satuan Brigadir Mobile (Brimob) dan 3.000 personil dari Satgas Prefentif. "Total 16 ribu personil pada hari-H pemungutan suara. Sebanyak 12 ribu pengamanan TPS di seluruh wilayah dan 4 ribu prefentif dan mobile, " tandasnya.

Polisi akan berada di TPS selama tiga hari berturut-turut hingga tanggal 8 Juni nanti. Jumlahnya berbeda-beda tergantung dari kategori TPS yang diamankan. Untuk TPS rawan 1, disiagakan 1 personil polisi untuk 1 TPS. Sedangkan untuk TPS rawan 2, akan disiagakan 2 personil polisi dibantu oleh linmas.

"Kita mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan situasi yang kondusif agar pelaksanaan Pilpres dapat berlangsung secara aman tertib dan damai sehingga dapat mendukung suasana demokratis serta tidak mudah terprovokasi oleh apapun, " pungkas Kapolda. (mi/YAT)
 
Baner