Bom di JW Marriott dan Ritz Carlton, Mabes Polri Geledah Kontrakan Ibrahim
Kamis, 23 Juli 2009 09:16
LINTAS INDONESIA - Markas Besar Polri sudah mendatangi kontrakan Ibrahim, florist atau penata bunga karyawan outsourcing di Hotel Ritz Carlton. Lima personel Polri mendatangi kontrakan yang terletak masih di sekitar Mega Kuningan, nlokasi ledakan.

"Lima orang datang hari Selasa (22 Juli). Mereka bilang ingin menggeledah rumah yang pernah ditinggali Ibrahim atau Boim," kata Ketua RT setempat, Rohmani, saat berbincang dengan VIVAnews, di Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Kamis, 24 Juli 2009.

Lima orang itu datang tanpa menggunakan seragam. Menurut Rohmani, personel dari Mabes Polri itu tiba sekitar pukul 10.00 WIB. "Saya mengantar mereka masuk ke dalam kontrakan," ujar dia.

Rohmani melanjutkan bahwa saat penggeledahan itu, petugas terlihat mencari sesuatu dari ruangan di kontrakan yang berukuran sekitar 3x7 meter itu. Penggeledahan dan pencarian barang itu berlangsung sekitar dua jam.

"Tidak ditemukan apa-apa. Mereka hanya memeriksa saja dan tidak ada yang dibawa. Tidak ditemukan barang yang diperlukan polisi," kata pria yang tidak melihat Ibrahim sejak dua bulan terakhir ini.

Polisi kini juga masih mencari keberadaan Ibrahim. Dari dua foto sketsa pelaku pemboman, tidak satupun yang cocok dengan DNA Ibrahim. Begitu juga dengan hasil pemeriksaan korban tewas.

"Dia kemana? Itu yang akan kami cari. (Jasad) Dia tidak ada yang di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata juru bicara Markas Besar Polri, Inspektur Jenderal, Nanan Soekarna di Jakarta, kemarin petang. Apakah Ibrahim pelaku ketiga? "Tolong kami, jangan sampai berita rekan-rekan membuat mereka lebih waspada," ujar Nanan.

lintas indonesia
mendatangi kediaman Ibrahim di Cililitan Kecil, Jakarta Timur. Di dalam kediaman Ibrahim terdapat gambar dua gedung berlantai sepuluh yang sedang dibom.

Di tembok kamar lantai dua juga terlihat tulisan-tulisan arab berukuran panjang sekitar lima meter. Ada pula stiker bertuliskan, "Be A Good Moslem Or Die As Syuhada." Ada pula tulisan pesan jihad dalam bahasa Arab sepanjang sekitar lima meter.(VV/Yat)
 
Baner