|
LINTAS INDONESIA - Jika Noordin M Top benar masih hidup dan tertangkap, Malaysia dan Indonesia akan membahas dimana gembong teroris nomor satu itu akan diadili.
"Kalau ditangkap hidup akan dibicarakan apakah mahkamah sini akan mengadilinya atau di Malaysia," ujar Duta Besar Malaysia untuk Indonesia yang berakhir masa tugasnya Dato Zainal Abidin Zein di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/8).
Ia mengakui masalah teroris diakuinya sebagai masalah penting dan kepolisian kedua negara telah bekerja sama seperti melakukan pertukaran informasi. "Insya Allah kita akan melakukan kerja sama supaya terorisme dapat dikontrol atau dihapus," imbuhnya.
Mengenai pengerebekan di Temanggung, Jawa Tengah, pihak Malaysia menantikan hasil dari pemerintah Indonesia. "Kita akan menunggu pihak Indonesia. Noordin Moh Top atau tidak. Apabila ini berlaku kita akan ambil tindakan jenazah, seperti dilakukan seperti dr Azahari," tuturnya.
Malaysia berikan Dukungan Penangkapan Teroris Delegasi Parlemen Malaysia di Sidang Asian Parliamentary Assembly (APA), Senator Khoo Soo Seang, memastikan negaranya akan memberi dukungan apa pun kepada Indonesia dalam upayanya menangkap para teroris yang dipimpin Noordin M Top.
"Di Malaysia pun Noordin M Top telah dimasukkan dalam daftar teroris yang sedang dicari," ujar Khoo Soo Seang di Jakarta, Selasa (11/8) menanggapi upaya Polri memburu buronan teroris Noordin M Top dan jaringannya.
Bagaimana pun, ia menambahkan, Malaysia menghendaki agar di Indonesia dan kawasan Asia lainnya tercipta perdamaian dan keamanan bagi para warganya. Karenanya, Malaysia pasti mendukung upaya-upaya kepolisian di Indonesia mengungkap dan menangkap dalang berbagai aksi terorisme yang meresahkan tersebut.
Ditanya mengenai pemberian sampel DNA keluarga Noordin M Top di Malaysia untuk pembanding uji DNA sosok pria yang tewas dalam penggerebegan di Temanggung, Jawa Tengah, Khoo mengaku dirinya belum mengetahui perkembangan tentang hal itu. "Kami juga masih menunggu perkembangan informasi soal tes DNA itu dari kepolisian di Indonesia," ujarnya.
Namun demikian, ia kembali mengulangi bahwa pemerintah Malaysia siap memberikan bantuan kepada Indonesia untuk mengatasi persoalan terorisme itu. (Ant/Tammo/ucok/MI) |