| Ekspor Batu Bara ke India Dinaikkan |
| Selasa, 08 September 2009 08:26 |
|
LINTAS INDONESIA- Indonesia akan menambah ekspor batu bara sebanyak tiga juta ton per tahun ke India dalam dua bulan mendatang. "Sekarang, ekspor batu bara 13 juta ton per tahun. Dua bulan lagi, akan bertambah tiga juta ton," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menjelaskan hasil kunjungannya ke India belum lama ini di Jakarta, Selasa (8/9). Menurut dia, prospek ekspor batu bara ke India cukup baik mengingat kebutuhan impor negara tersebut mencapai 50 juta ton per tahun dalam beberapa tahun mendatang. Namun, lanjutnya, meski ekspor mengalami kenaikan, pemerintah tetap memberikan prioritas utama kepada konsumen batu bara dalam negeri. Saat ini, produksi batu bara Indonesia mencapai 230 juta ton per tahun dengan 40 persen di antaranya untuk memenuhi kebutuhan domestik. "Kalau kebutuhan dalam negeri yang meningkat, maka produksi juga akan ditingkatkan," ujarnya. Selain soal perdagangan batu bara, Purnomo juga mengatakan, perusahaan konstruksi India, BML, berencana membangun peralatan tambang di Kaltim senilai US$200 juta. India merupakan negara yang memproduksi sekaligus importir batu bara cukup besar. Kebutuhan batu bara di India digunakan buat pabrik baja dan pembangkit listrik. (Ant/MI/Yat) |





