Mensos akan Pulangkan 29.818 TKI Bermasalah
Selasa, 10 November 2009 08:20
LINTAS INDONESIA -  Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri berjanji bakal memulangkan 29.818 orang pekerja migran yang bermasalah di luar negeri.

Pemulangan pekerja migran yang bermasalah merupakan salah satu poin utama dari target Program Kerja 100 Hari Departemen Sosial RI 2009/2010. “Sebagian dari pekerja migran bermasalah ada di Malaysia. Target kami dapat memulangkan mereka ke Tanah Air dalam 100 hari,” imbuh Salim usai acara pemaparan Program Kerja 100 Hari Departemen Sosial RI Tahun 2009/2010, Selasa (10/11), di Jakarta.

Untuk pemulangan TKI di Malaysia, Salim mengatakan, Depsos akan bermitra dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Departemen Perhubungan. Mereka akan diangkut pulang dengan menggunakan kapal ke Tanah Air.

Agar para pekerja migran tidak menjadi masalah pengangguran baru di Indonesia, ketika sudah sampai di daerah, mereka akan diberi modal setelah yang bersangkutan membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE). “Kami akan berusaha supaya mereka tidak mengganggur,” sebutnya.

Buruh migran yang bakal dipulangkan adalah mereka yang sudah tidak bisa lagi dibantu permasalahannya lewat jalan hukum. “Mereka yang akan dipulangkan adalah yang sudah mentok, tidak ada peluang lain untuk bertahan di sana. Misalnya, majikan sudah tidak bisa lagi dilacak,” kata Salim. Proses pemulangan dan pendataan mereka yang bermasalah sudah mulai dilakukan pada tahun ini.

Lebih jauh dituturkan, dalam 100 hari ke depan, Depsos lebih menitikberatkan pada masalah kesejahteraan rakyat. Pasalnya, program kesejahteraan sosial merupakan inti dari segenap program pemerintah. Karenanya, pihaknya akan memperkuat dasar pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bentuk meningkatkan aksesibilitas pada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) terhadap pelayanan sosial dasar kesehatan dan pendidikan.
Sasaran yang dituju berupa menyelesaikan penyaluran bantuan sosial PKH tahap III 2009 kepada 720.000 RTSM dan 2010 kepada 50.000 RTSM. (MI/tam)
 
Baner