Serangan udara Israel menimbulkan kerusakan
Minggu, 01 Agustus 2010 07:53
Lintas Indonesia  - Serangan udara Israel itu menimbulkan kerusakan tetapi tidak ada korban dilaporkan. Roket yang para pejuang tembakan, Sabtu menimbulkan kerusakan berat pada gedung-gedung Israel dekat perbatasan dengan Jalur Gaza, kata militer. Tidak ada yang cedera dalam serangan itu.Hal ini disebabkan Pesawat Israel membom sebuah terowongan dan satu kamp pelatihan pejuang di Jalur Gaza, Ahad setelah serangan roket dari wilayah itu ke Israel, kata militer Israel dan para gerilyawan.

Kelompok-kelompok pejuang Salafi mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengaku melancarkan serangan roket itu,  mereka melancarkan serangan-serangan roket ke Israel, dan mengatakan pihaknya kadang-kadang menahan mereka yang berusaha melakukan tindakan seperti itu.

Ini adalah kejadian kedua seperti itu yang mendapat tanggapan Israel kurang dari dua hari.

Pada Jumat, sebuah roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza mendarat di kota pantai Laut Tengah Israel, Ashkelon , merusak jendela-jendela dan mobil-mobil yang diparkir. Israel membalas aksi itu dengan serangan-serangan yang menewaskan seorang komandan militer Hamas di Jalur Gaza, kata Hamas.

Baku serang itu menandakan peningkatan ketegangan antara Israel dan para pejuang Gaza setelah satu periode relatif tenang. Militer mengatakan sekitar 110 roket ditembakkan ke Israel sejak awal tahun 2010.

Israel melancarkan serangan tiga minggu terhadap Jalur Gaza akhir tahun 2008 dengan dalih untuk menghentikan serangan-serangan roket dari wilayah itu.(ant/ridwan)
 
Baner