|
KSAD: Kebebasan Berpendapat Jangan Timbulkan Konflik |
|
Selasa, 15 Desember 2009 16:48 |
LINTAS INDONESIA- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal George Toisutta meminta keberanian menyampaikan pendapat di alam dan negara demokrasi bisa terus dan harus dihargai walau diakui pula hal tersebut bisa memunculkan banyak perbedaan. Namun begitu diingatkan pula, perbedaan yang bermunculan jangan sampai malah dijadikan alasan pembenaran untuk membiarkan terjadinya konflik dan kekerasan.
Hal itu disampaikan George, Selasa (15/12/2009), dalam amanat yang dibacakannya saat upacara peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2009 di Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta.
Tidak hanya itu, KSAD juga mengingatkan jangan sampai kebebasan malah membuka peluang terjadinya konflik vertikal dan horisontal. "Tidak menutup kemungkinan konflik vertikal dan horisontal yang terjadi justru dimanfaatkan pihak luar untuk mengintervensi, sesuai kepentingan nasional mereka (pihak-pihak yang mengintervensi tadi)," ujar George.
KSAD kemudian meminta berbagai perbedaan yang ada sebaiknya bisa dikelola dengan semangat nasionalisme sehingga bisa mempererat kebersamaan, memperkokoh kesatuan dan persatuan, dalam menyelesaikan masalah-masalah bangsa.
Hal itu, tambahnya, bisa dilakukan jika kemanunggalan TNI dan rakyat bisa terus dijaga dan ditingkatkan. Sejarah menurut George mencatat, berbagai persoalan bangsa hanya bisa dituntaskan oleh seluruh komponen bangsa dengan semangat kebersamaan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
DPR Desak SBY Negosiasi Ulang FTA China |
|
Kamis, 10 Desember 2009 14:32 |
LINTAS INDONESIA- Komisi VI DPR meminta Presiden SBY melakukan renegosiasi ulang perjanjian kerjasama perdagangan bebas ASEAN-China (ASEAN-China Free Trade Area ) dan menunda pemberlakuan ratifikasi perjanjian tersebut. Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto dalam siaran pers yang diterima detikFinance , Kamis (10/12/2009). "Kami meminta Presiden menunda pemberlakuan ratifikasi perjanjian itu, terutama bagi sektor-sektor yang terkait perdagangan bebas FTA ASEAN-China," tuturnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Mensos akan Pulangkan 29.818 TKI Bermasalah |
|
Selasa, 10 November 2009 08:20 |
LINTAS INDONESIA - Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri berjanji bakal memulangkan 29.818 orang pekerja migran yang bermasalah di luar negeri.
 Pemulangan pekerja migran yang bermasalah merupakan salah satu poin utama dari target Program Kerja 100 Hari Departemen Sosial RI 2009/2010. “Sebagian dari pekerja migran bermasalah ada di Malaysia. Target kami dapat memulangkan mereka ke Tanah Air dalam 100 hari,” imbuh Salim usai acara pemaparan Program Kerja 100 Hari Departemen Sosial RI Tahun 2009/2010, Selasa (10/11), di Jakarta.
Untuk pemulangan TKI di Malaysia, Salim mengatakan, Depsos akan bermitra dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Departemen Perhubungan. Mereka akan diangkut pulang dengan menggunakan kapal ke Tanah Air.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kapal Pesiar Terbesar di Dunia Lulus Tes |
|
Senin, 02 November 2009 06:04 |
LINTAS INDONESIA - Kapal pesiar terbesar di dunia berhasil melewati rintangan berat pertama saat lewat di bawah jembatan Great Belt Fixed Link di Denmark. Kapal itu dalam perjalanan dari Finlandia menuju Florida, Amerika Serikat (AS), Minggu 1 November 2009. Kapal pesiar "Oasis of the Seas," yang memiliki 20 tingkat ini, menyusup di bawah jembatan dengan jarak antara kapal dengan jembatan hanya kurang dari dua kaki atau sekitar setengah meter saja. Ratusan orang berkumpul di kedua ujung jembatan, menunggu berjam-jam untuk menyaksikan kapal yang berukuran lima kali lebih besar dibanding Titanic tersebut. "Sangat fantatis melihat kapal bergerak dengan luwes di bawah jembatan. Astaga, kapal itu besar sekali," kata Kurt Hal, 56 tahun. |
|
Selanjutnya...
|
|
pria Somalia Umur 112 Tahun Nikahi ABG |
|
Jumat, 30 Oktober 2009 05:20 |
LINTAS INDONESIA - Seorang pria Somalia yang mengaku berumur 112 tahun telah menikahi seorang gadis berusia 17 tahun.
"Hari ini Tuhan membantu saya mewujudkan mimpi," kata Ahmed Mohamed Dore si pria tua itu, usai resepsi pernikahan di wilayah Galguduud, yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (30/10/2009).
Sementara keluarga mempelai perempuan mengatakan, Safiya Abdullah --nama gadis itu-- senang dengan suami barunya.
Dhore mengatakan dirinya sejak lama ingin menikahi Safiya, dan telah menunggunya dewasa.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Bom di Thailand Lukai Puluhan Orang |
|
Senin, 19 Oktober 2009 05:39 |
LINTAS INDONESIA-Serangan bom, Senin (19/10) di satu pasar yang dipenuhi pengunjung di daerah bergolak Thailand selatan, melukai 24 orang, termasuk tiga tentara. Demikian dikatakan polisi setempat.
Bom itu, yang disembunyikan di sepeda motor yang diparkir di luar pasar di kota kecil Yala, meledak pukul 07.30 waktu setempat saat banyak orang sedang membeli makanan. Aksi separatis di provinsi Thailand selatan, yang kebanyakan warganya adalah orang Muslim, telah merenggut lebih dari 3.900 jiwa selama lima tahun belakangan |
|
Selanjutnya...
|
|
Mabes Polri Kirim 140 Personel ke Sudan |
|
Kamis, 15 Oktober 2009 06:20 |
LINTAS INDONESIA - Markas Besar Polri mengirimkan 140 Formed Police Unit ke Darfur, sebuah daerah berkonflik di Sudan. Rencananya, ke-140 personel ini akan diberangkatkan pada hari Jumat (15/10) esok.
Kontingen ini merupakan yang kedua dengan masa tugas satu tahun. Tahun lalu, Mabes Polri mengirim 127 personel ke wilayah yang sama. "Kita berharap kontingen kedua sukses seperti FPU 1. Kita juga berharap situasi di Darfur membaik sehingga FPU 2 ini merupakan yang terakhir," ujar Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri kepada para wartawan, Kamis (15/10) di Jakarta.
Ditambahkan Kapolri, kondisi ke-127 personel yang telah bertugas di Sudan saat ini dalam keadaan baik. "Tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan anggota kita. Bahkan anggota kita mendapat apresiasi," kata Kapolri.
Sementara itu, Duta Besar Sudan untuk Indonesia Ibrahim Busyra Muhammed Ali mengatakan, pengiriman personal tersebut dapat meningkatkan hubungan kedua negara. Dubes Ibrahim juga mengatakan, saat ini stabilitas keamanan di daerah berkonflik tersebut semakin membaik.(kps/Yat)
|
|
Gempa 7,6 SR Guncang Sumbar, Tim SAR Asing Mulai Balik Kanan |
|
Senin, 05 Oktober 2009 10:24 |
LINTAS INDONESIA - Harapan untuk menemukan korban selamat yang tertimbun di balik reruntuhan gedung di lokasi gempa, makin tipis.
Bantuan internasional mulai beralih, tak lagi fokus mencari korban selamat namun berkonsentrasi mengirimkan bantuan ke wilayah terpencil dan perbukitan, meski terhambat hujan deras.
"Dari bermacam pengalaman, akan sangat sulit menemukan korban selamat," kata Kepala Badan Kemanusiaan PBB di Indonesia, Ignacio Leon, kepada AP, Senin 5 Oktober 2009.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Presiden Obama Sampaikan Belasungkawa atas Korban Gempa Sumbar |
|
Jumat, 02 Oktober 2009 06:56 |
LINTAS INDONESIA - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyampaikan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada rakyat Indonesia berkaitan dengan tragedi gempa bumi berkekuatan 7,6 pada Skala Richter yang terjadi di Sumatra Barat, 30 September 2009.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada 1 Oktober 2009 di Washington, seperti dilansir dari siaran pers Kedubes AS, di Jakarta, Jumat (2/10), Presiden Obama mengemukakan, "Kami sangat berduka atas penderitaan dan kehilangan yang disebabkan oleh gempa di Sumatra Barat baru-baru ini".
Pemerintahannya, sambungnya, telah berkomunikasi dengan Pemerintah Indonesia untuk menekankan bahwa Amerika Serikat selalu siap untuk menolong Indonesia dalam masa sulit.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Korban Tewas Gempa Sumbar Mencapai 250 Orang |
|
Kamis, 01 Oktober 2009 04:23 |
LINTAS INDONESIA - Satu per satu korban tewas ditemukan dalam musibah gempa bumi yang mengguncang Provinsi Sumatera Barat. Hingga kini, korban tewas sudah berjumlah 250 orang.
"Berdasarkan data yang kami terima, korban tewas akibat gempa sebanyak 250 orang," ujar seorang petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang enggan disebutkan namanya kepada Wartawan di Padang, Kamis (1/10/2009).
|
|
Selanjutnya...
|
|