|
Penemuan Fosil Hewan Purba,Ditemukan, Fosil Dinosaurus Terbang |
|
Selasa, 29 September 2009 05:09 |
LINTAS INDONESIA - Tim paleontologi dari China melaporkan penemuan sebuah fosil dinosaurus, yang diyakini telah berusia 150 juta tahun. Yang menarik, dinosaurus ini tampaknya memiliki empat sayap sehingga menimbulkan perspektif baru bagi kalangan ilmuwan mengenai evolusi hewan berbulu.
Laman harian USA Today mengungkapkan bahwa temuan itu dipublikasikan oleh jurnal Nature. Tim dari China itu dipimpin oleh Xing Xu dari Akademi Ilmu Pengetahuan di Beijing. |
|
Selanjutnya...
|
|
Jurnalis televisi Al-Baghdadiya Sebagai Pelempar Sepatu ke Bush Hari Ini Dibebaskan |
|
Senin, 14 September 2009 06:50 |
LINTAS INDONESIA - Muntadhar al Zaidi, jurnalis pelempar sepatu ke mantan presiden Amerika Serikat (AS) George Walker Bush, akan dibebaskan lebih awal, Senin 14 September 2009. Al Zaidi dibebaskan setelah berada di balik jeruji selama sembilan bulan.
Keluarga al Zaidi telah mempersiapkan pesta untuk menyambut pulangnya al Zaidi sejak Minggu, 13 September 2009. Jurnalis televisi Al-Baghdadiya ini mendadak menjadi pahlawan di dunia Arab setelah melempar sepatu ke arah Bush dalam sebuah konferensi pers, Desember tahun lalu.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Presiden Yudhoyono Akan Berkunjung ke Kuala Lumpur Malaysia |
|
Jumat, 11 September 2009 06:05 |
LINTAS INDONESIA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berkunjung ke Kuala Lumpur dan bertemu dengan PM Malaysia Najib Tun Razak pada awal Oktober 2009.Pihak Malaysia menawarkan pertemuan kedua pemimpin 9 Oktober 2009.
"Keinginan Presiden Yudhoyono akan berkunjung ke Kuala Lumpur sudah disampaikan kepada Dubes Malaysia ketika akan pamit selesai masa tugasnya di istana presiden. Jakarta akan berkunjung awal Oktober 2009, dan Malaysia menawarkan 9 Oktober 2009," kata Dubes RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar,di Kuala Lumpur, Jumat.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Presiden tidak Terlibat Menetapkan Kondisi Bank Century |
|
Selasa, 08 September 2009 08:43 |
LINTAS INDONESIA- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan Presiden tidak pernah terlibat dalam menetapkan kondisi suatu bank dalam keadaan gagal. Hal itu terkait pengambilalihan Bank Century November tahun lalu. Sebab sesuai peraturan perundang-undangan Perppu JPSK yang diterbitkan Oktober sebelumnya, dan UU BI, serta UU LPS sudah diatur mekanismenya. "Saya tidak tahu kenapa rumor-rumor ini dibuat pada bulan puasa," katanya dalam acara buka puasa dan silaturahim bersama Menteri Keuanga/ Plt Menko Perekonomian di Jakarta, Senin (7/9).
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ekspor Batu Bara ke India Dinaikkan |
|
Selasa, 08 September 2009 08:26 |
LINTAS INDONESIA- Indonesia akan menambah ekspor batu bara sebanyak tiga juta ton per tahun ke India dalam dua bulan mendatang.
"Sekarang, ekspor batu bara 13 juta ton per tahun. Dua bulan lagi, akan bertambah tiga juta ton," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menjelaskan hasil kunjungannya ke India belum lama ini di Jakarta, Selasa (8/9). Menurut dia, prospek ekspor batu bara ke India cukup baik mengingat kebutuhan impor negara tersebut mencapai 50 juta ton per tahun dalam beberapa tahun mendatang.
Namun, lanjutnya, meski ekspor mengalami kenaikan, pemerintah tetap memberikan prioritas utama kepada konsumen batu bara dalam negeri. Saat ini, produksi batu bara Indonesia mencapai 230 juta ton per tahun dengan 40 persen di antaranya untuk memenuhi kebutuhan domestik. "Kalau kebutuhan dalam negeri yang meningkat, maka produksi juga akan ditingkatkan," ujarnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ibunda Akui Sheila Marcia Hamil Dua Bulan |
|
Selasa, 08 September 2009 06:36 |
LINTAS INDONESIA - Sheila Marcia sedang hamil dua bulan. Ibunda Sheila, Maria Cecilia Joseph tidak membantah kabar kehamilan anaknya tersebut.
"Iya, memang hasilnya dia positif hamil. Kalau mau jelas, coba langsung tanya ke rumah sakitnya saja," kata Maria saat ditemui di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Selasa 8 September 2009.
Sayangnya, Maria enggan membicarakan masalah kehamilan Sheila lebih lanjut. Dia mengaku dirinya sudah lelah ditanya hal tersebut.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Keamanan Presiden Tewas karena Flu Babi |
|
Senin, 07 September 2009 07:24 |
LINTAS INDONESIA - Keganasan flu babi tak hanya merenggut nyawa warga biasa. Di Ekuador, kepala keamanan Presiden Rafael Correa tewas akibat virus A(H1N1) tersebut. Situs berita milik pemerintah El Ciudadano, seperti diberitakan Associated Press, Senin (7/9/2009), menyebutkan Letnan Kolonel John Merino meninggal, Minggu kemarin, setelah dirawat selama 28 hari di rumah sakit.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kapolri Ingatkan, Jangan Asal Menduga Soraya Terlibat Teroris |
|
Jumat, 04 September 2009 04:31 |
LINTAS INDONESIA- Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan jangan mudah menyangka seserorang terkait kasus terorisme. Pernyataan tersebut mengomentari informasi mantan artis Soraya Abdullah.
"Setiap permasalahan itu berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Kalau andai-andai, kasihan sama orangnya. Jadi asas praduga tak bersalah harus diterapkan," kata Bambang kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/9/2009).
|
|
Selanjutnya...
|
|
Buka Puasa Bersama, Obama Puji Batik Dubes RI |
|
Rabu, 02 September 2009 06:15 |
LINTAS INDONESIA- Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Selasa (1/9) malam waktu setempat, di sela berbuka puasa bersama para duta besar negara berpenduduk Muslim di Gedung Putih, Washington DC, memuji batik.
Ketika itu, Obama memuji pakaian batik yang dikenakan Duta Besar RI untuk AS, Sudjadnan Parnohadingrat. Seperti dituturkan Sudjanan, ketika dihubungi dari New York, pada Selasa malam, acara di Gedung Putih itu dihadiri oleh sekitar 90 tamu undangan yang terdiri atas duta besar negara-negara dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak serta tokoh-tokoh masyarakat Islam AS. Buka puasa bersama juga dihadiri oleh pejabat tinggi AS, antara lain Menteri Pertahanan Robert Gates, Menteri Kesehatan Kathleen Sebelius, dan Jaksa Agung Eric Holder.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Kebakaran Hutan di Los Angeles, Luas Kebakaran Naik Dua Kali Lipat |
|
Selasa, 01 September 2009 05:30 |
LINTAS INDONESIA- Kebakaran hutan, yang bergerak ke tiga arah, di perbukitan di dekat Los Angeles telah menjadi dua kali lipat lebih luas sebanyak 34.425 hektare dalam waktu satu malam.
“Kebakaran berkecamuk seperti pada siang hari. Biasanya, kondisi membaik karena kelembaban udara pada malam hari, yang memperlambat kebakaran dan kami dapat membuat jalur lebih besar di sekeliling kebakaran,” kata juru bicara Dinas Kehutanan AS, Nathan Judy, Senin (31/8). “Namun, semalam bukan begitu kondisinya,” ujarnya.
Kobaran api, yang telah memusnahkan 21 rumah dan menewaskan dua petugas mengancam 12.500 rumah, sehingga memaksa ribuan warga untuk mengungsi. Saat kebakaran meluas, makin banyak rumah akan terbakar. Pihak berwenang mengeluarkan perintah pengungsian bagi 6.600 warga pada Minggu malam.
|
|
Selanjutnya...
|
|