Peringatan HUT Emas PT.Adhi Karya Penanaman Pohon dan Kegiatan Sosial
Rabu, 10 Maret 2010 22:54
LINTAS INDONESIA  - Dalam rangka kiprah ke 50 tahun PT Adhi Karya (Persero)Tbk dalam membangun Indonesia ,ditandai dengan melakukan penanaman pohon di bantaran Proyek Banjir Kanal Timur (BKT).Acara digelar Kamis,4 Maret 2010 di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, kawasan Cipinang Indah Jakarta Timur.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero )Tbk Bapak Bambang Triwibowo,Kepala Balai Besar Sungai Ciliwung Bapak Subandrio,Gubernur DKI Jakarta diwakili oleh Deputi Gubernur Bidang Transportasi Bapak.Sutanto,ASDA Pemprov DKI Jakarta Ibu Yani,Pejabat-pejabat Dinas tekait Pemda Pemprov DKI Jakarta,Pejabat Camat dan Lurah Se Jakarta Timur.

Penanaman pohon di bantaran Proyek BKT sebanyak 1.176 batang pohon Trembesi dan 624 batang pohon Glodogan.Penanaman pohon ini menjadi upaya dalam menghijaukan Proyek BKT.Sebelumya PT Adhi Karya (persero) Tbk sudah menanam sebanyak 50.000 batang pohon di daerah Jawa Tengah, Yogyakarta dan semua wilayah Indonesia .

"Di ulang tahun emas yang ke 50 PT Adhi Karya (Persero) Tbk, kami berkeinginan untuk memberikan sumbangsih nyata yang berguna bagi masyarakat ,hal ini kami wujudkan berupa penanaman pohon di Proyek BKT.Diharapkan penanaman pohon ini dapat memperkuat struktur bantaran kali sekaligus juga menjadi ruang hijau yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar," ujar Bambang Triwibowo,Selaku Direktur Utama PT Adhi Karya.

Masih dalam rangkaian kegiatan ulang tahun emas PT Adhi Karya (Persero)Tbk dilaksanakan berbagai kegiatan social diantaranya renovasi Gedung Madrasah Ibtidaiyah Al- Barkah di Jakarta Selatan,pembuatan mck dan tempat wudhu Mushola Al- Inayah Sungai Ciliwung, khitanan massal 100 anak di wilayah Kecamatan Pasar Minggu,dan donor darah yang dilakukan oleh 200 karyawan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Proyek pembangunan banjir kanal timur (BKT) merupakan proyek senilai 2,4 Triliun yang dimulai sejak tahun 2004.yang dimaksudkan untuk menanggulangi masalah banjir di Jakarta diharapkan akan berfungsi pada tahun 2010. Namun pemanfaatan trase basah dapat dimulai akhir tahun 2009.
Proyek itu diproyeksikan untuk mengurangani intensitas banjir di wilayah utara Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta dalam rilis dua tahun masa pemerintahan Gubernur Fauzi Bowo dan Wakil Gubernur Prijanto menyebutkan, kanal yang melintas melalui Jakarta Timur dan Jakarta Utara itu diperkirakan dapat beroperasi pada 2010. Namun, untuk pemanfaatan trase basah diupayakan dapat dimulai pada akhir tahun 2009.
BKT direncanakan untuk menampung aliran Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Jati Kramat dan Kali Cakung.
Kanal dengan panjang 23,5 km dan lebar 100 meter hingga 300 meter ini akan melintasi 13 kelurahan (dua kelurahan di Jakarta Utara dan 11 kelurahan di Jakarta Timur).

Sampai dengan 2009 pembangunan BKT telah digali 15.700 meter saluran floodway dari 23.551 meter yang direncanakan, enam jembatan pendukung juga sudah diselesaikan dari 25 jembatan yang direncanakan.
Terkait masalah pembebasan lahan, pada Januari 2009 lahan yang telah dibebaskan mencapai 71 persen. Lahan tersebut terdiri dari 194,10 hektar lahan basah dan 45,53 hektar lahan kering.

"Dengan selesainya BKT pada tahun 2010 diharapkan banjir di sepertiga luas kota Jakarta tidak separah tahun-tahun sebelumnya," ujar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Selain untuk menanggulangi banjir, BKT akan dijadikan prasarana konservasi air untuk pengisian air tanah, sumber air baku, serta lalu lintas air.
Proyek ini akan melindungi wilayah seluas 270 km per segi di wilayah utara DKI Jakarta yang merupakan kawasan industri, perdagangan, pergudangan dan pemukiman.
 
Baner