DPR Minta PLN Menunda Kenaikan Tarif Listrik
Rabu, 21 April 2010 07:22

LINTAS INDONESIA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menunda kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang direncanakan Juli 2010.

"Kenaikan TDL pada Juli akan berdampak psikologis bagi masyarakat, karena Agustus sudah bulan Ramadhan, di mana harga bahan kebutuhan pokok akan mahal," ujar anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VII dengan PLN di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu 21 April 2010.

 

Dito menuturkan, pihaknya sudah didatangi industri-industri yang mengungkapkan bila kenaikan TDL rata-rata 15 persen bakal menyebabkan biaya pokok produksi mengalami kenaikan.

Dengan demikian, harga makanan dan minuman turut meningkat. "Ini akan membebani kehidupan ekonomi masyarakat," kata dia.

Menurut dia, lebih baik pemerintah dan PLN mencari solusi lain guna menekan angka subsidi listrik agar tidak membengkak. "Dari hitungan PLN, jika TDL naik rata-rata 15 persen, ada penghematan Rp 7 triliun. PLN kan bisa cari cara lain," tutur Dito. (yat/vv)

 
Baner