SOFYAN WANANDI : Kurangi Aturan Pajak yang tak Jelas,sehingga Negoisasi dengan Markus tidak terjadi
Jumat, 14 Mei 2010 11:10

LINTAS INDONESIA-Kesejahteraan masyarakat ditentukan oleh aktifitas dunia usaha dan investasi yang jelas dapat membangun perekonomian bangsa ini agar kembali normal setelah dihantam krisis moneter yang berkepanjangan,setidaknya ada perbaikan disana-sini yang tentunya stabilitas ekonomi kembali terjaga Reformasi system perpajakan dibutuhkan untuk dunia usaha,” perlu banyak perbaikan walaupun udah direncanakan Menkeu,dengan dibentuk Tim Kerja,kemudian didalam pelaksanaannya kita cari jalan keluar ,bagi pengusaha masalahnya adalah kepercayaan,” jelas Sofyan Wanandi (Ketua Umum Apindo)


Aturan UU perpajakan yang dibangun saat ini sudah detil sehingga sangat kecil untuk ditafsirkan secara macam-macam, ,”harusmengurangi aturan-aturan pajak yang tak jelas,sehingga negoisasi dengan markus tidak terjadi, kemudian harus dijelaskan apa yang perlu biaya,apa yang tidak ujar,” Sofyan dengan semangat


Selama ini yang paling gampang mejaga stabilitas investasi adalah dengan menaikkan APBN tapi jelas sangat merugikan rakyat karena kaitan dengan kehidupan,untuk itulah diharapkan kita jangan mencari kesalahan dan selalu melihat kebelakang tak pernah melihat kedepan.,”banyak yang harus kita lakukan untuk dunia usaha kita kedepan,”beber  Ketua Apindo ini

 


Sebagai Social controlnya sosialisasi UU perpajakan secara terus menerus dan marathon dan pemilihan hakim-hakim menangani kasus markus perpajakan harus kwalifikasi dan sangat benar memahami persoalan,hal ini dilakukan untuk tidak membuat kesalahan keputusan vonis kepada markus pajak yang banyak merugikan bangsa ini Ujar Sofyan Wanandi mengakhiri dengan wartawan saat di DPR RI (Alfian)

 
Baner