| Bung Joko : Pemerintah harus minta maaf kepada keluarga Ruyati |
| Senin, 20 Juni 2011 18:36 |
LINTAS INDONESIA - BNP2TKI, Menakertrans dan Duta Besar RI untuk Arab Saudi bertanggung jawab terhadap eksekusi Ruhyati,TKI yang di hukum Pacung oleh Pemerintah Arab SaudiTeragedi ini adalah bukti bahwa kewibawaan Bangsa Indonesia telah hilang,sebab Pemerintah Arab Saudi dengan sangat mudahnya mengambil keputusan dan mengeksekusi WNI yang bekerja disana Harapan( Barisan MUAMAR) masyarakat penerus Amanah supersemar, Pesan ini harus disampaikan kepada Bapak menteri Menakertras Muhaimin Iskandar dan Bapak Presiden SBY , “Pemerintah harus minta maaf kepada keluarga Ruhyati karena sudah jelas salah dan akui kesalahan itu di,hal ini merupakan peristiwa sangat memalukan direpublik ini sebab Pidato SBY saat disampaikan di Palais des Nation, markas PBB di Jenewa, Swiss, Selasa (14/6/2011) saat Konferensi Buruh Internasional (ILO) sangat tidak tepat dan melukai hati rakyat Indonesia ,” Ujar Ketua Umum Barisan Muamar bung Joko berapi-api. Apalagi ratusan delegasi peserta konferensi buruh internasional saat itu langsung memberikan standing applause. “Sangat lucu dan menggelikan dan sangat kontras dengan tragedy ini dan pasti sangat tidak sesuai dengan kenyataan,” Ujar Joko prihatin Australia yang tidak sepakat mengenai cara pemotongan sapi di Indonesia. Mereka merasa tidak layak cara pemotongan Sapi dengan cara disiksa lebih dulu, protes mereka dengan jalan menghentikan export sapi ke Indonesia. apalagi yang kita export keluar adalah manusia yang jelas ini merupakan warga negara republik Indonesia yang dapat menambah devisa Negara. Harus ada kebijakan yang kongkrit dari Pemerintah seperti embargo TKI ke Arab Saudi karena kita pahami mereka butuh tenaga pembantu yang sangat besar, setidaknya Pemerintah Arab Saudi mempertimbangkan lagi hal seperti ini “Jangan hanya mengeruk dan mengambil keuntungan saja dari hasil mereka,awalnya saja mereka sudah dipotong gaji dari perusahaan penyalur yang menempatkannya, sampai disana pun mereka disiksa hal ini sungguh memprihatinkan kita sebagai anak bangsa,” Ujar bung Joko Perwakilan dari barisan Muamar disambut pejabat Ditjen Binapenta Kerja Luar Negeri (BLKLN), Pak Oscar yang mewakili menjelaskan duduk persoalannya sampai dimana hasil akhir peristiwa ini. “Hal ini ditanggapi sangat serius para pimpinan kita karena Sumber berita dari Arab Saudi tepatnya Jeddah , pemerintah merasa sangat kecolongan mengenai peristiwa ini,”ujar Pak Oscar ,Instansi yang berkaitan seperti BNP2TKI Menakertrans dan Duta besar kita disana berkoordinasi untuk menyelesaikan peristiwa ini, setidaknya ada perhatian sangat besar dari pemerintah,” ujar Pak Oscar menjelaskan lagi. Perwakilan sempat juga melaksanakan sholat gaib bersama yang diimami saudara Hamdan dan berdoa bersama agar Amal ibadah Ruhyati dapat diterima di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan tabah dalam menghadapinya (Alfian/Amin) |
LINTAS INDONESIA - BNP2TKI, Menakertrans dan Duta Besar RI untuk Arab Saudi bertanggung jawab terhadap eksekusi Ruhyati,TKI yang di hukum Pacung oleh Pemerintah Arab Saudi





