| Kompetisi Penulisan Jurnalistik |
| Rabu, 12 Oktober 2011 22:51 |
Lintas Indonesia – Jakarta. Program Indonesia Millenium Development Goals (MDGs) Awards 2011 dengan tema “Beraksi untuk Negeri”, hari ini resmi diluncurkan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk MDGs (KUKPRI-MDGs). Rabu, 12/10/2011. Memasuki tahun ke-5, KUKPRI-MDGs sebagai komite penyelenggara menargetkan jumlah partisipasi dari hampir 500 kabupaten/kota, sektor swasta dan organisasi masyarakat madani serta organisasi pemuda. Dalam upaya untuk memperluas gaung pesan program MDGS Awards, kali ini KUKPRI-MDGs menggelar Kompetisi Penulisan Jurnalistik seputar topik MDGs. Kompetisi bergengsi yang digelar hingga Januari 2012 ini oleh sejumlah tokoh nasional terkait, mendukung dan ikut serta sebagai dewan juri. Antara lain, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi, Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heryawan, Ketua Yayasan Inovasi Pemerintah Daerah (YIPD) Erna Witoelar, Redaktur Senior Kompas Ninok Leksono, Indonesia Country Director World Food Programme (WFP) Coco Ushiyama, Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo, Kepala Lembaga Demografi FE-UI Sonny Harry B Harmadi, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Nafsiah Mboi, Ketua Dewan Juri IMA 2011 Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk MDGs Nila F Moeloek. Nila F Moeloek, mengatakan “Salah satu aspek penting untuk mendorong pencapaian MDGs adalah membangun sistem insentif disinsentif dengan tujuan untuk memilah secara jelas aspek-aspek reward and punishment sekaligus menghindarkan praktek-praktek yang tidak mendukung upaya pembangunan nasional,” kata Nila F Moeloek. Nila menambahkan bahwa dewan juri khusus dibentuk dengan mengikutsertakan para professional dan pakar terkemuka sesuai dengan bidang masing-masing agar mencapai hasil yang komprehensif guna memberikan pengakuan terhadap praktek cerdas yang telah dilakukan dan mendorong bagi replikasi secara lebih luas. Indonesia adalah salah satu negara dari 189 negara anggota PBB yang ikut menandatangani deklarasi yang dicanangkan saat transisi abad ke-20 menuju abad ke-21, “Sudah menjadi kewajiban kita untuk melaporkan hasil pembangunan yang telah dicapai Indonesia hingga 2015,” ujar Nil F Moeloek. MDGs bersama dengan berbagai pihak terkait merasa berkewajiban dan bertanggung jawab agar target pencapaian sebagai referensi penting dan kerangka praktis didalam mengukur pencapaian pembangunan negara. Kepala Rumah Tangga dan Dokumentasi MDGs Yenni Suryadi menambahkan, “Makna Millenium diatas tercetus pada tahun 2000 oleh Sekjen PBB Koffi Anan. Serta terdiri dari 8 Goals (target) yakni, Memberantas Kemiskinan, Mewujudkan Pendidikan Dasar untuk Semua, Mendorong Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, Menurunkan Angka Kematian Anak, Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil, Memerangi Penyakit HIV/AIDS, Malaria, dan TBC |
Lintas Indonesia – Jakarta. Program Indonesia Millenium Development Goals (MDGs) Awards 2011 dengan tema “Beraksi untuk Negeri”, hari ini resmi diluncurkan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk MDGs (KUKPRI-MDGs). Rabu, 12/10/2011.






