Nasional
Muhammadiyah dan Pemerintah Bekerja sama untuk Kebaikan dan Ketakwaan
Selasa, 29 Juni 2010 05:01
LINTAS INDONESIA - "Saya yakin Muhammadiyah tidak bisa diintervensi. Berdasarkan laporan Ketua Panitia Pemilihan Muktamar Satu Abad Muhammadiyah Rosyad Sholeh sampai saat ini belum ada indikasi adanya intervensi dari pemerintah," kata Amin Rais pada diskusi publik Kepemimpinan Muhammadiyah dan Kepentingan Partai Politik di Yogyakarta,

Menurut Amien yang juga mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Muhammadiyah itu seperti lebah. Jika tidak diganggu akan memberikan madu yang manis, tetapi jika diganggu akan menyengat.


Sehingga Muhammadiyah kedap intervensi sehingga pemerintah akan berpikir berkali-kali jika ingin mengintervensi organisasi tersebut pada Muktamar ke-46 atau Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, kata Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais.



"Saya telah membuat doktrin bahwa Muhammadiyah dan pemerintah itu duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Muhammadiyah tidak boleh berkacak pinggang dan tunduk atau takut pada pemerintah, tetapi tetap menjaga jarak dan mempunyai keberanian untuk melakukan koreksi terhadap pemerintah," katanya.

Ia mengatakan, Muhammadiyah dan pemerintah harus selalu bekerja sama untuk kebaikan dan ketakwaan, bukan untuk kejahatan dan perbuatan yang tidak baik.

"Dalam hal ini, pimpinan Muhammadiyah memiliki kecerdasan kolektif sehingga tidak ada seseorang yang dapat membawa organisasi tersebut seenaknya sendiri. Berkaitan dengan hal itu, muktamar merupakan penyeimbang Muhammadiyah sehingga posisinya aman hingga kini, karena tidak ada Muhammadiyah tandingan," katanya.

Kepala Pusat Studi Muhammadiyah dan Perubahan Sosial Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Asep Purnama Bahtiar mengatakan, keberadaan suatu organisasi tidak bisa lepas dari lingkungan dan konteks yang menjadi ranah dan ruang untuk bergerak, baik berskala lokal, nasional, regional maupun global.
Selanjutnya...
 
Lapas Sukamiskin merupakan saksi atas perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Selasa, 22 Juni 2010 07:20

LINTAS INDONESIA - "Masyarakat selama ini tidak tahu bagaimana sih kehidupan di lapas itu. Bahkan ada orang yang berkata bahwa hidup di lapas itu enak katanya," ujar Patrialis Akbar,menurut dia, wisata lapas ini juga bisa dijadikan sebagai ajang pendidikan kepada masyarakat

Departemen Hukum dan HAM menjadikan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, menjadi tempat wisata lapas pertama di Indonesia.
"Wisata lapas ini pertama kalinya di Indonesia," kata Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, usai menghadiri acara Penandatangan Peraturan Bersama tentang Sinkronisasi Sistem Peradilan Pidana, di Aula Timur Gedung Sate Bandung, Selasa.
Ia menjelaskan, tujuan diadakannya wisata lapas tersebut ialah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang seluk beluk lembaga pemasyarakatan.
"Mudah-mudahan dengan wisata lapas ini masyarakat jadi takut untuk masuk penjara. Ini bisa dijadikan sebagai edukasi kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Murdjito, menyatakan, Lapas Sukamiskin dijadikan sebagai lokasi Wisata karena mempunyai nilai historis serta herois.

Selanjutnya...
 
IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Rabu, 16 Juni 2010 06:21

“Indonesia adalah negara  besar , terdiri dari banyak suku bangsa yang berbeda beda, agama, ras dan kepercayaan . Indonesia adalah negara yang mempunyai budaya adat istiadat yang berbeda-beda,  terdiri dari banyak  pulau-pulau, dari Sabang sampai ke Merauke, dari Papua sampai Pulau Rote. Indonesia mempunyai kekayaan alam yang besar dan terdiri dari 33 Provinsi.” Demikian Abraham Paul Liyanto melalui pembicaraan kepada media on line Lintas Indonesia.com

Selanjutnya...
 
DPR RI Tolak Larangan Premium untuk Motor
Selasa, 01 Juni 2010 08:35

LINTAS INDONESIA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diperkirakan menolak usulan pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan bermotor roda dua, jika pemerintah memang berencana mengajukan permintaan resmi.


“Pada prinsipnya, kebijakan subsidi BBM memang hanya diberikan untuk masyarakat yang membutuhkan,” kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, usai peringatan Hari Pidato Bung Karno di Gedung Nusantara MPR/DPR, Jakarta, Selasa 1 Juni 2010.

Menurut Pramono, kebijakan yang membedakan antara pemberian subsidi BBM untuk kendaraan bermotor roda dua dan empat dinilai tidak wajar. “Di dunia mana pun, kebijakan itu aneh sekali,” ujarnya.

Seperti diketahui, wacana pembatasan penggunaan premium untuk kendaraan sepeda motor mencuat sepekan terakhir. Langkah alternatif tersebut diambil mengingat anggaran subsidi pemerintah untuk BBM semakin kecil. (TAM/VV)

 
Menko Perekonomian Hatta Radjasa: Bupati/Wali kota dan Gubernur ujung tombak OTDA
Minggu, 30 Mei 2010 16:14
LINTAS INDONESIA - RPJP itu rujukannya membuat rencana pembangunan lima tahunan, pada era otonomi daerah sekarang ujung tombaknya adalah para bupati/wali kota dan gubernur, kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa didampingi Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan, di Bengkulu, Minggu.

 Hatta Rajasa menegaskan bahwa pedoman pembangunan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tidak perlu dihidupkan lagi karena sudah ada Undang-undang Rencana Pembangunan jangka panjang (RPJP) 25 tahun ke depan.
Selanjutnya...
 
Abidinsyah Siregar : Presiden akan disurati sesuai Rekomendasi Training
Jumat, 21 Mei 2010 02:27

LINTAS INDONESIA - Permasalahan lingkungan hidup memiliki dimensi masalah lokal,regional dan global,
kurangnya kepedulian dan menganggap enteng persoalan pemanasan global dan perubahan iklim akan sangat merugikan kita,Ujar  Presidium KAHMI  Dr.Abidinsyah Siregar memulai  sambutannya kepada trainer di Ballrom holtel Sultan saat kegiatan training perubahan iklim Dept Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim KAHMI  kerja sama  dengan The Climate Project Indonesia dan Dewan Nasional Perubahan Iklim


Bersama-sama dunia kita mengatasi yang mengancam perubahan iklim," sebab perilaku manusia dan kegiatan pembangunan di sebuah negara yang mempengaruhi lingkungan hidup akan  menghasilkan berbagai perubahan kwalitas lingkungan hidup tidak saja di negara tersebut akan tetapi juga ditingkat global untuk itu permasalahan global memerlukan mobilisasi sumber daya secara global juga untuk penanggulangnya,ujar Dr Abidinsyah menambahkan

Selanjutnya...
 
Fadel Muhammad : Potensi Kelautan harus ditingkatkan
Selasa, 18 Mei 2010 14:13

LINTAS INDONESIA - Banyak persoalan dikelautan yang merugikan bangsa harus dibenahi karena dapat mensejahterakan rakyat , potensi ini dapat menambah APBN
 "Jadi  kejahatan yang ada dilaut gak kalah hebatnya dengan kejahatan yang ada di darat,merugi nya kita karena yang terjadi ada transaksi dilaut yang sudah lama puluhan tahun dilakukan,"Ujar anshar Siregar dari PKS
"makanya kapal patroli kita harus dtambah knotnya untuk mengejar kapal asing," tambah politis PKS lagi

Pembahasan kelautan dikomisi IV  DPR RI ditanggapi serius oleh wakil rakyat dan Pemerintah  saat rapat kerja departemen kelautan dan perikanan dengan komisi IV DPR RI  hal-hal strategis dibahas biar jelas mana kepentingan nelayan dan stock holder lainnya ,."Kelemahan-kelemahan kebijakan yang lama yang merugikan negara ini,akan diperbaiki jangan sampai terulang,:  ujar  Joko anggota Komisi IV lainnya, " sehingga APBN kita dapat ditingkatkan dari sektor kelautan," bebernya menambahkan lagi

"ilegal fishing harus dicegah kapal patroli harus lebih canggih dan banyak untuk mengejar kapal-kapal asing yang mengambil ikan diperairan Indonesia,karena bila dilihat dari sejarah bagan siapi-api merupakan daerah penangkapan ikan terbesar di dunia karena mampu menghasilkan  400 ton/hari,namun hal ini disebabkan kepres 39 tahun  1986 yang membolehkan kapal asing masuk ke Indonesia,maka terjadi ilegal fishing besar-besaran yang merugikan bangsa ini, "ujar  fadel Muhammad menjelaskan dengan mitra kerjanya.

Selanjutnya...
 
Vishnu Juwono : UI menempati peringkat 50 perguruan tinggi terbaik di Asia
Minggu, 16 Mei 2010 07:13
LINTAS INDONESIA  "Indonesia patut berbangga karena lima perguruan tinggi terbaiknya masuk masuk jajaran elit enam besar di Asia Tenggara dan UI menempati peringkat 50 perguruan tinggi terbaik di Asia," kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono

"Peringkat ini berdasarkan penilaian yang dikeluarkan Asian University Rankings-QS.com terhadap 200 perguruan tinggi di Asia pada tanggal 13 Mei 2010," kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono, di Depok, Minggu.

Ia mengatakan sebagai universitas terbaik di negeri ini, UI menggungguli beberapa perguruan tinggi terkemuka di Asia, seperti National Taiwan University of Science and Technology (56), University Kebangsaan Malaysia (58), dan Tokyo Metropolitan University (64).

Universitas Gajah Mada (UGM) menduduki peringkat 85, Universitas Airlangga (Unair) pada peringkat 109, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada peringkat 113, dan Intitut Pertanian Bogor (IPB) pada peringkat 119.

Lebih lanjut ia mengatakan penilaian pemeringkatan ini berdasarkan empat kriteria utama, yaitu research quality, teaching quality, graduate employability, dan internationalitation.

Untuk ranking per-subject, kata Vishnu hasil yang diperoleh UI adalah sebagai berikut; bidang Arts and Humanities (peringkat 18), Life Sciences & Biomedicine (27), Natural Sciences (44), Social Sciences (23), IT & Engineering (50).

Dikatakannya upaya pencapaian standar internasional didukung pula dengan sejumlah prestasi yang diukir mahasiswa UI di ajang Internasional, diantaranya adalah mahasiswa FKG UI yang menjadi Juara I Scientific Research Competition dalam The Asia Pacific Dental Students Association (APDSA).
Selanjutnya...
 
BONGKAR MAFIA HAJI
Jumat, 14 Mei 2010 22:49

LINTAS INDONESIA - Pengelolaan Pelayanan haji terhadap jamaah dirasakan tidak professional,sangat kurang dirasakan dan dapat dikatakan tidak manusiawi,mulai keberangkatan mereka,dimana isi pesawat maksimal 400 kursi dipaksakan 500 orang jadi seperti metro mini,ditambah makanan mereka disana tidak diperhatikan dengan suhu cuaca tinggi mereka makan dengan makanan yang sangat dingin ,yang ada hanya muntah dan mual,hilang selera makan,melihat makananan ,sebab kebanyakan dimasak oleh Arab badui tentunya selera masakan berbeda padahal niat mereka disana untuk beribadah, hal  ini membuat jamaah sangat tersiksa dan hanya diminta bersabar,"jelas ini pembodohan yang sangat luar biasa yang dilakukan depag,"ujar ketua umum LSM PEACE H.ahmad shahab saat diskusi yang diadakan fraksi Hanura. Dalam dialog public mencari terobosan format ideal penyelenggara haji.


“Hal ini sudah melanggar komitmen berbangsa dan bernegara,fraksi Hanura diminta serius ,tidak sekedar ditampung aja persoalan ini,”minta Adi salah satu peserta  diskusi. sangat lucu juga masak biaya ONH + Indonesia sama dengan biaya ONH standart Singapura dan Malaysia.
Namun ditengah persoalan begitu Depag masih menklaim kesuksesan ditandai ada niat duta besar Rusia belajar dalam pengelolaan haji
harus ada tolak ukur kesuksesan penyelenggaraan haji kedepannya,ujar Ketua Umum Peace lagi
"Sudah rahasia umum maling besar ada di Depag,masak hanya Depag saja yang tau rincian dana DAU (dana abadi Umat)," ujar neni peserta lainnya

Selanjutnya...
 
SOFYAN WANANDI : Kurangi Aturan Pajak yang tak Jelas,sehingga Negoisasi dengan Markus tidak terjadi
Jumat, 14 Mei 2010 11:10

LINTAS INDONESIA-Kesejahteraan masyarakat ditentukan oleh aktifitas dunia usaha dan investasi yang jelas dapat membangun perekonomian bangsa ini agar kembali normal setelah dihantam krisis moneter yang berkepanjangan,setidaknya ada perbaikan disana-sini yang tentunya stabilitas ekonomi kembali terjaga Reformasi system perpajakan dibutuhkan untuk dunia usaha,” perlu banyak perbaikan walaupun udah direncanakan Menkeu,dengan dibentuk Tim Kerja,kemudian didalam pelaksanaannya kita cari jalan keluar ,bagi pengusaha masalahnya adalah kepercayaan,” jelas Sofyan Wanandi (Ketua Umum Apindo)


Aturan UU perpajakan yang dibangun saat ini sudah detil sehingga sangat kecil untuk ditafsirkan secara macam-macam, ,”harusmengurangi aturan-aturan pajak yang tak jelas,sehingga negoisasi dengan markus tidak terjadi, kemudian harus dijelaskan apa yang perlu biaya,apa yang tidak ujar,” Sofyan dengan semangat


Selama ini yang paling gampang mejaga stabilitas investasi adalah dengan menaikkan APBN tapi jelas sangat merugikan rakyat karena kaitan dengan kehidupan,untuk itulah diharapkan kita jangan mencari kesalahan dan selalu melihat kebelakang tak pernah melihat kedepan.,”banyak yang harus kita lakukan untuk dunia usaha kita kedepan,”beber  Ketua Apindo ini

Selanjutnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 2 dari 14
Baner