Nasional
Soal Penyidik Independen, KPK Tunggu DPR
Jumat, 14 Mei 2010 06:16

LINTAS INDONESIA - Wacana Komisi Pemberantasan Korupsi merekrut penyidik independen terus menguat. Hal ini menyusul adanya rencana Markas Besar Kepolisian yang hendak memanggil empat perwiranya dari KPK.

"Soal rekrutmen itu sendiri, KPK hanya menunggu keputusan DPR dan pemerintah," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 14 Mei 2010.

Johan menjelaskan, wacana rekrutmen penyidik independen ini sudah muncul sejak masa KPK jilid I. "Tapi untuk mengubah UU KPK itu bukan kewenangan KPK," ujarnya.

Selanjutnya...
 
M.Aditya Mufti Arifin : Kemauan dan kerja keras GMPI akan memenangkan PPP Pemilu 2014
Kamis, 06 Mei 2010 14:54
LINTAS INDONESIA - "Terpilihnya Hilman Ismail Hasan Metarium sebagai ketua Umum GMPI Periode 2010 diMuktamar III GMPI di asrama haji Bekasi, sudah tepat karena merupakan pilihan muktamirin walaupun ada sedikit death lock sampai tengah malam,namun itu bagian dari sebuah demokrasi,GMPI sebagai sayap PPP harus secepatnya melakukan konsolidasi Internal,untuk melakukan percepatan perubahan,baik reformasi struktural dan perbaikan program kerja seperti yang telah dibahas di dipleno-pleno Muktamar,tutur Aditiya kader GMPI dari Kalsel dan Anggota Komisi III DPR RI saat santai di suasana Muktamar.
Selanjutnya...
 
Irgan Chairul Mahfiz :Kader-Kader Potensial diharapkan PPP Untuk Memenangkan Pemilu 2014
Rabu, 05 Mei 2010 11:49
LINTAS INDONESIA - "GMPI kedepan harus lebih modern, managemet benar-benar dibenahi,orang muda harus lebih diberdayakan secara maksimal sesuai dengan semangat dan gelora yang ada didalam diri pemuda itu sendiri,"tutur Irgan Chairul Mahfiz selaku Ketua Umum GMPI yang telah demisioner. Dan Wakil Ketua Komisi IX  DPR RI akan memberikan tongkat estafet berikutnya kepada kader-kader potensial berikutnya sesuai keinginan muktamirin.

"Diusahakan seoriginal mungkin, tidak ada skenario politik dari pihak DPP PPP dalam menentukan siapa ketua Umum GMPI periode 4 tahun kedepan,untuk kebaikan bersama karena GMPI sayap partai yang akan membantu DPP PPP dalam pembentukan kader-kader muda potensial yang memiliki visi ke organisasian yang matang dengan Intelektualitas tinggi dan wawasan kebangsaan yang tinggi buat agama dan negara serta kemandirian yang teruji,bekerja keras tanpa campur tangan  dari pihak eksternal. kader2 potensial inilah yang diharapkan PPP untuk memenangkan pemilu yang akan datang yang teruji oleh waktu,memiliki integritas kemampuan kecakapan tinggi serta berahlak,bermoral,"ujar Irgan menjelaskan secara terperinci.

Peran kewirausahaan harus lebih dikedepankan,melihat progam ini sangat diminati masyarakat,sekaligus mengembangkan potensi yang ada serta meningkat dan menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan dipadukan ekonomi syariah islam yang harus tertanam untuk masyarakat Indonesia yang nota bene umat Islam yang masih termarginalkan dengan adanya konsep kapitalis dan hegemoni pemilik modal yang menentukan pasar di negara ini.
Selanjutnya...
 
Surya Dharma Ali :GMPI harus lebih modern dan ikut alur perubahan yang sedang terjadi.
Selasa, 04 Mei 2010 15:59

LINTAS INDONESIA - Disadari atau tidak peran pemuda sangat signifikan kedepannya,yang menentukan arah perubahan kedepan bangsa dan negara Indonesia yang nantinya secara kwalitatif dapat dan mampu bersaing dengan negara lainnya dimana era globalisasi yang kompetitif smakin ketat.selain  itu  dinamika kehidupan berjalan seiring juga dinamika kehidupan organisasi tetap terus berjalan dan berkembang.


 "Semua harus nyambung,baik dalam prinsip maupun bekerja dan berkarya baik pengurus maupun anggota yang ada didalam GMPI, apabila organisasi pemuda sayap partai PPP tidak bisa mengikuti alur perubahan yang sedang terjadi,maka organisasi ini akan jadi terbelakang dan mundur dan sudah pasti akan ditinggalkan oleh anggotanya,dan jelas akan ditinggal oleh rakyat maupun konstituen.Untuk hal ini harus disadari oleh pengurus yang terpilih kedepannya,"ujar Surya Dharma Ali ketua umum PPP saat membuka muktamar III Generasi Mudah Pembangunan Indonesia (GMPI)di asrama Haji,Bekasi,dari tanggal 03-06 Mei 2010 yang dihadiri 271 cabang dan 33 DPD seluruh Indonesia dan ribuan konstituen lainnya.

Selanjutnya...
 
Kesimpulan Puslabfor Mabes Polri, Sumber Ledakan dari Benda Luar Angkasa
Jumat, 30 April 2010 05:37

LINTAS INDONESIA - Hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan tim dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri menunjukkan kemungkinan sumber ledakan yang terjadi di rumah di Jalan Delima VI Gang 2, Keluarga Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, berasal dari benda luar angkasa.


Sementara disimpulkan ada benda dari luar yang menghantam ke dalam rumah milik warga, ucap Kepala Polres Jakarta Timur Kombes Hasanudin di lokasi.

Menurut Hasanudin, ledakan dipastikan bukan berasal dari tabung gas atau dari bahan peledak. Di lokasi, dua tabung gas masih utuh dan tidak ditemukan serbuk mesiu atau benda-benda mencurigakan lainnya.

Kepala Departemen Balistik Metalorgi Puslabfor Mabes Polri Kombes Amri Kamil mengatakan, pihaknya mengambil debu-debu dari lokasi yang diduga serpihan benda dari luar angkasa di rumah Sudarmojo. Debu itu akan melalui uji laboratorium. “Besok hasilnya akan diketahui, benda apa itu,” kata dia.

Ketika ditanya apakah pernah ada peristiwa serupa sebelumnya, Amri mengatakan, “Belum pernah terjadi seperti ini,” jawabnya.(kps/tammo)

 
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ajak Jurnalis Turun ke Jalan
Kamis, 29 April 2010 04:01

LINTAS INDONESIA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menyerukan kepada seluruh pekerja media untuk turun ke jalan untuk memperingati Hari Buruh Internasional, Sabtu 1 Mei 2010.

Sebelum mengarak replika kapal ke Istana Merdeka, para jurnalis diimbau berkumpul terlebih dulu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pukul 08.00.

Ketua AJI Jakarta Wahyu Dhyatmika mengungkapkan demonstrasi ini merupakan momentum bagi pekerja media untuk menggugah semua pihak yang memiliki otoritas. "Kondisi pekerja media di Indonesia secara umum masih memprihatikan," katanya.

Selanjutnya...
 
Susilo Bambang Yudhoyono : Mari kita bangun budaya malu
Rabu, 28 April 2010 06:59
LINTAS INDONESIA - Presiden dalam Musrenbangnas 2010 untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2011 itu kembali mengingatkan Gubernur dan Bupati/Walikota tujuan pembangunan untuk memenuhi kesejahteraan rakyat.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan kepala daerah untuk tidak asyik berpolitik sendiri sehingga lalai menjalankan tugas pemerintahan.

Dalam pidatonya pada acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2010 di Jakarta, Rabu, yang dihadiri oleh jajaran kepala daerah mulai dari Gubernur hingga Bupati/Walikota, Presiden juga mengingatkan kepala daerah agar tidak sibuk memperkaya diri dan keluarga.
Selanjutnya...
 
DPR Minta PLN Menunda Kenaikan Tarif Listrik
Rabu, 21 April 2010 07:22

LINTAS INDONESIA - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menunda kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang direncanakan Juli 2010.

"Kenaikan TDL pada Juli akan berdampak psikologis bagi masyarakat, karena Agustus sudah bulan Ramadhan, di mana harga bahan kebutuhan pokok akan mahal," ujar anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi VII dengan PLN di Gedung MPR/DPR Jakarta, Rabu 21 April 2010.

Selanjutnya...
 
31 Calon Anggota KPI Akan uji kepatutan dan kelayakan di DPR Pada 26-28 April
Selasa, 20 April 2010 22:44
LINTAS INDONESIA - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KIP) Pusat untuk masa kerja 2010-2013 yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-28 April 2010.

Terdapat 31 calon yang akan diseleksi menjadi sembilan orang.

Empat nama di antara 31 nama calon anggota KPI merupakan anggota yang sedang menjabat. Berikut seluruh nama calon seperti dilansir laman DPR:
Selanjutnya...
 
Priok Berdarah, Kepala Satpol PP Haryanto Badjuri Harus Bertanggung Jawab
Rabu, 14 April 2010 10:50
LINTAS INDONESIA - Kekacauan makin tidak terkendali akibat bentrok Satpol PP dengan massa pembela makam Mbah Priok. Kerusuhan merembet sampai ke depan RS Koja. Pembakaran mobil pun tidak terhindarkan. Kepala Dinas Trantib dan Pol PP DKI Jakarta Haryanto Badjuri dinyatakan telah gagal dan harus bertanggung jawab.

"Karena kegagalannya mencegah jatuhnya korban luka-luka, pengeroyokan dan penganiayaan atas para korban yang tidak berdaya lagi," kata Koordinator Advokasi Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Abdul Hadi Lubis, dalam rilis kepada wartawan, Rabu (14/4/2010).

PBHI menyesalkan penertiban yang berujung dengan kerusuhan. Korban luka jatuh dari kedua pihak. PBHI mengutuk kebrutalan yang terjadi.

Bahkan dari pihak warga sipil, ada anak-anak, remaja dan juga dua anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut menjadi korban kekerasan.

"Pemprov DKI Jakarta harus meminta pertanggungjawaban Kadis Trantib dan Pol PP DKI Jakarta, Haryanto Badjuri," imbuh Abdul Hadi.

Haryanto tidak bisa dikontak untuk dikonfirmasi terkait insiden berdarah tersebut. Dia terlihat berada di TKP pada Rabu pagi, beberapa saat sebelum pecah bentrokan. Haryanto merupakan Kadis Trantib dan Pol PP yang menjabat di sejumlah periode .
(dayat/dtk)
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 3 dari 14
Baner