|
Konflik PSSI, semua pihak harus utamakan kepentingan bangsa |
|
Sabtu, 31 Desember 2011 06:48 |
LINTASINDONESIA - Medan - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat, Djohan Arifin Husein, mengatakan bahwa semua pihak harus lebih mengutamakan kepentingan bangsa, dengan demikian masalah atau konflik yang mewarnai pesepakbolaan nasional saat ini dapat dengan cepat diselesaikan.
"Bila semua pihak yang terkait menjunjung kebesaran Merah Putih, maka saya optimistis masalah atau konflik yang mewarnai sepakbola Indonesia saat ini cepat selesai," katanya saat mengunjungi Gedung PSMS Medan, Jumat.
Ia mengatakan, dengan keluarnya ketegasan asosiasi federasi sepakbola internasional (FIFA) pada klub-klub ilegal hendaknya menjadi perhatian semua pihak di Tanah Air, karena bila klub-klub yang bermain di ISL tidak menyatakan sikapnya sampai dengan 20 Maret 2012, FIFA akan membawa persoalan itu ke sidang anggota FIFA.
"Bukan nama Djohar Arifin yang akan dibahas FIFA, tetapi Indonesia. Iini harus menjadi perhatian kita semua demi Merah Putih dan bangsa. Dalam upaya rekonsiliasi ini ada 13 orang pengurus kita kerahkan mengunjungi klub-klub yang sekarang berseberangan," kata mantan Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat itu.
Saat ditanya pers soal dualisme PSMS yang berlaga di Indonesian Super League (ISL) dan Indonesian Primier League (IPL), ia meminta klub kebanggaan masyarakat Kota Medan itu harus kembali bersatu dan ke jalan yang benar sesuai dengan ketentuan PSSI Pusat untuk mengikuti kompetisi legal, dan bukannya ilegal.
"Kedatangan saya ke gedung PSMS karena rindu dengan teman lama. Sebagai mantan pemain PSMS, saya sempatkan untuk melihat teman-teman lama yang dulu berjuang membesarkan nama PSMS dalam kancah sepak bola di Indonesia," katanya.
Sebagai mantan pemain PSMS, ia merasa bangga karena satu-satunya tim di Indonesia yang memiliki gedung untuk tempat berkumpul mantan pemain hanya ada di PSMS. Ini membuktikan kesolidan pemain dari dulu hingga sekarang masih terus melakukan silaturahim.
Hal ini sangat berbeda dengan klub di Indonesia yang hingga kini belum memiliki gedung tempat berkumpulnya mantan pemain.
Menurut dia, sebagai orang Medan dirinya telah berusaha semaksimal mungkin mengangkat PSMS ke level yang lebih tinggi atau kasta tertinggi sepak bola Indonesia dari Divisi Utama.
Namun, ia mengemukakan, sangat disayangkan adanya dualisme kompetisi di Indonesia, PSMS yang mulanya akan melakoni pertandingan IPL sebagai kompetisi resmi PSSI, berbalik arah dengan memilih ISL yang merupakan kompetisi ilegal PSSI.
"Akibatnya untuk menyelamatkan PSMS dari sanksi, maka dibentuk PSMS IPL yang didukung oleh pengurus sepakbola dari 40 klub PSMS. Untuk itu dua tim PSMS yang telah terbentuk untuk bersatu kembali ke jalan yang benar sesuai dengan ketentuan PSSI," katanya.(ANT/ALFIAN) |
|
Forum Pengprov PSSI Gelar Rapat Akbar |
|
Minggu, 18 Desember 2011 12:25 |
|
Lintas Indonesia – Jakarta. Masih banyak persoalan-persoalan didalam kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang perlu dibenahi. Beberapa silang pendapat yang terjadi membuat Forum Pengprov PSSI, yang didukung oleh 24 pengurus PSSI tingkat provinsi akan menggelar rapat akbar malam ini di Hotel Pullman, Jakarta. Minggu,18 Desember 2011.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Narkoba Membuat Kualitas Atlit Tidak Prima |
|
Selasa, 18 Oktober 2011 23:01 |
 Lintas Indonesia _ Jakarta. Sejak dulu narkoba bukanlah menjadi hal yang aneh didalam Kehidupan manusia dibelahan dunia manapun, narkoba selalu menjadi alat bisnis yang sangat menggiurkan, keuntungan yang diperoleh bisa merubah ekonomi seseorang menjadi lebih baik bahkan dalam waktu yang sangat singkat kekayaan yang diperolehnya boleh dikatakan diatas rata-rata pendapatan bagi seorang pekerja bulanan. Bukanlah menjadi suatu hal yang tidak mungkin bagi manusia jahanam yang secara terang-terangan mengedarkan narkoba ini dengan sengaja telah berubah menjadi seorang dewa penolong terhadap insan manusia. |
|
Selanjutnya...
|
|
Capello : Saya selalu memutuskan siapa pemain terbaik pada momen tertentu |
|
Senin, 10 Oktober 2011 06:27 |
LINTAS INDONESIA - Rooney akan dihukum sedikitnya satu pertandingan di babak final yang berlangsung di Polandia dan Ukraina musim panas mendatang, setelah bintang Manchester United itu dikeluarkan dari lapangan untuk keenam kali dalam karirnya dan Capello mengatakan ia khawatir dengan pemain alternatif lainnya.
Pelatih Inggris Fabio Capello memperingatkan Wayne Rooney bahwa ia tidak akan tampil pada babak penyisihan Euro 2012 setelah mendapat hukuman kartu merah di Montenegro.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Fornas : Gelar Lomba Olah Raga Tradisional |
|
Kamis, 06 Oktober 2011 21:52 |
 Jakarta. Festival olah raga rekreasi tradisional (FORNAS), digelar untuk pertama kalinya di Indonesia mulai tanggal 6 – 9 0ktober 2011. Fornas adalah kegiatan multi event olah raga rekreasi pertama yang diselenggarakan untuk mengevaluasi kiprah olah raga rekreasi Indonesia dan untuk mendorong dikembangkannya olah raga rekreasi sebagai sarana untuk membangun jati diri dan persatuan bangsa Indonesia. |
|
Selanjutnya...
|
|
Ivan Kolev:Firman adalah sosok pemain yang cerdas |
|
Minggu, 19 Juni 2011 05:26 |
|
LINTASINDONESIA - meskipun Firman telah absen cukup lama, tapi mampu beradaptasi dengan cepat pada pertandingan melawan Deltras itu.Ujar Pelatih Sriwijaya Football Club, Ivan Kolev
"Tidak sulit bagi Firman untuk beradaptasi meskipun sudah lama tidak main. Firman adalah sosok pemain yang cerdas, karena pandai menempatkan posisi di lapangan, terutama untuk menyuplai bola," kata pelatih asal Bulgaria ini. Sebelumnya, Firman dikabarkan bakal absen hingga akhir musim, mengingat sakit hepatitis yang diderita mengharuskan tidak boleh menderita kelelahan pada masa penyembuhan.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Persela Lamongan membayar kegagalan, membekuk PSPS 3-0 |
|
Minggu, 12 Juni 2011 17:20 |
|
LINTAS INDONESIA - "Hasil kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi dua laga tersisa. Saya bersyukur karena anak-anak mampu bermain lebih baik dibanding laga sebelumnya," kata pelatih Persesla Subangkit usai pertandingan.
Kemenangan di laga kandang terakhir ini sekaligus mengobati kekecewaan pendukung Persela, setelah di dua laga kandang sebelumnya gagal meraih hasil maksimal, yakni kalah 0-1 dari Persipura Jayapura dan ditahan 0-0 oleh Persija Jakarta. Tuan rumah Persela Lamongan membayar kegagalan saat membekuk PSPS Pekanbaru dengan skor telak 3-0 dalam pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu.
Tiga gol kemenangan "Laskar Joko Tingkir" masing-masing disumbangkan Fabiano Beltrame pada menit ke-57, Feri Ariawan (67) dan Zulham Zamrun (72). |
|
Selanjutnya...
|
|
Chris John cukup puas melawan Daud Yordan |
|
Selasa, 19 April 2011 08:09 |
LINTAS INDONESIA - Menurutnya, pertarungannya melawan juara bertahan Chris John belum maksimal dan dirinya tidak menduga pertarungannya kurang greget. "Saya belum puas atas pertandingan tadi, saya ingin tanding ulang lagi lawan Chris John kalau memungkinkan," kata Daud "Cino" Yordan seusai pertarungannya.
Petinju yang baru saja gagal merebut gelar dunia kelas bulu WBA Daud Yordan menyatakan ingin melakukan tanding ulang melawan Chris John yaitu petinju yang mengalahkannya dalam pertarungan 12 ronde pada Minggu malam di Jakarta.
"Pertarungan tadi di luar dugaan saya, saya pikir pertarungan akan berlangsung frontal tapi ternyata tidak, dan itu yang membuat saya belum puas," tambah petinju berusia 24 tahun itu, seusai pertarungannya.
Namun dirinya mengakui bahwa lawan masih lebih baik dibanding dirinya.
"Chris John punya pengalaman lebih dibanding saya dan juga taktik dia bertarung cukup bagus sehingga sulit bagi saya untuk menjatuhkannya," katanya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Gawang Ferry Rotinsulu dijebol Safee Sali |
|
Senin, 07 Maret 2011 12:27 |
LINTAS INDONESIA -Safee berhasil menjebol gawang Sriwijaya yang dikawal Ferry Rotinsulu pada menit 61. Umpan yang diperoleh dari Ramirez dimanfaatkan Safee dengan melesakkan bola ke sudut kanan gawang Sriwijaya. Gol yang tercipta melalui kaki Tim Nasional Malaysia itu tidak menghentikan serangan gencark anak asuh Misha Radovic tersebut.
Gol tunggal Safee Sali Iitu menjadi penentu kemenangan Pelita Jaya saat menjamu Sriwijaya FC pada lanjutan Liga Super Indonesia 2010/2011 di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu.
Skuad Pelita Jaya terus berusaha menjebol kembali gawang Sriwijaya. Namun, serangan beberapa kali tertahan oleh barisan belakang Sriwijaya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Arsene Wenger: Ini merupakan kekecewaan besar bagi tim atas kekalahan ini |
|
Senin, 28 Februari 2011 08:17 |
LINTAS INDONESIA - Arsene Wenger mengakui, kekalahan pada laga final yang seharusnya dimenangi klub itu, terjadi karena faktor psikologis karena Arsenal saat ini sedang memusatkan perhatian pada kompetisi Liga, Liga Champions dan Piala FA.
Pelatih Arsenal itu mengatakan timnya harus bangkit lagi setelah mengalami kekalahan mengejutkan dalam final Piala Liga, ketika Birmingham mencetak gol pada akhir permainan, sehingga kedudukan menjadi 1-2.
Kesalahan yang menjadi bencana dilakukan penjaga gawang Arsenal Wojciech Szczesny dan pemain bertahan Laurent Koscielny pada menit ke-90 menyebabkan Birmingham menang dan pertanyaan lama yang ditujukan kepada tim Gunners itu adalah, apa sebenarnya masalah di barisan bertahan mereka, sebagaimana dikutip dari AFP.
Tapi ia menyatakan yakin bahwa timnya memiliki karakter yang akan bangkit kembali, karena mereka memiliki peluang emas untuk mengakhiri paceklik piala dalam enam tahun.
|
|
Selanjutnya...
|
|