| Angket Century, Burhanuddin Bantah BI Tidak Tegas |
| Senin, 21 Desember 2009 06:57 |
|
LINTAS INDONESIA - Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah membantah jika lembaga yang pernah ia pimpin tidak tegas terhadap Bank Century. Burhanuddin mengatakan BI bertugas untuk menyehatkan dan menyelamatkan industri perbankan. Dalam konteks tugas itu, kata Burhanuddin, BI tentu memberikan fasilitas tertentu. "Misalnya, kalau kita mau membangun UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) di satu daerah, tentu ada himbauan gara permintaan diberi fasilitas dan diprioritaskan. Ini juga sama," kata dia dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Angket Century di DPR, Senin 21 Desember 2009. BI kata dia, mendapat himbauan agar masalah administrasi tidak menghambat investor yang ingin menanamkan modal di perbankan Indonesia. "Jika bank mengalami kesulitan, BI harus bantu supaya industri perbankan sehat, bermanfaat, dan ikut menjalankan perekonomian Indonesia," jelasnya. Hari ini Burhanuddin memberikan keterangan kepada Pansus terkait penggelontoran dana talangan (bail out) Rp 6,7 triliun. Selain Burhanuddin, Pansus juga memanggil mantan petinggi BI lainnya, yakni Anwar Nasution, Aulia Pohan, dan Miranda Goeltom. Namun, hingga kini baru Anwar dan Burhanuddin yang sudah hadir dalam rapat pansus itu.(vv/yAT |





