| Emron Pangkapi : Tukang Kayu Pandai Tidak akan membuang Kayu Yang Sisa |
| Jumat, 07 Mei 2010 16:14 |
"Muktamar III GMPI kali ini telah memberikan pelajaran yang terbaik,karena telah terjadi peningkatan kwalitas pelaksanaan dan kwalitas materi dibanding sebelumnya,"ujar Emron Pangkapi staf ketua DPP PPP mengawali pembicaraan selesai kegiatan Muktamar. "inilah yang unik disalah satu sayap PPP,karena PPP banyak memiiki sayap,setidaknya GMPI yang dilahirkan tahun 1993 ini bertujuan sebagai candra dimuka untuk tokoh PPP kedepannya,diharapkan melahirkan kader muda berkapasitas intelektual,integritas kebangsaan yang tinggi dan menjunjungi tinggi kepentingan agama dengan berahlak mulia,maka untuk itu GMPI harus memunculkan cendikiawan ,dapat membaca perubahan,tidak lengah dalam membaca gelagat zaman,di zaman Irgan Chairul Mahfiz GMPI cukup disegani tidak bisa dipungkiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini yang sekarang menjadi orang nomor 2 di DPP PPP merupakan hasil perkaderan GMPI, jadi jangan sampai GMPI organisasi papan nama," ucap staf ketua DPP PPP ini menjelaskan sekilas sejarah "PPP sebagai partai Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia ini sedang diambang jurang yang terjal,partai warisan ulama Ini bisa lewat dari Peta Politik di Indonesia kalo melihat hasil perolehan suara Pemilu 2009 kemarin hanya mencapai 5,3 persen,jelas bukan angka aman untuk pemilu kedepannya,untuk itu harus kerja keras yang harus luar biasa dari partai kita dan juga seluruh segenap sayapnya untuk memenangkan pemilu 2014,tapi setidaknya muktamar ini terasa, banyak perbedaan,namun dapat di menej dan kelola sehingga perbedaan jadi lebih mengedepankan kepentingan besar serta menyingkirkan kepentingan pribadi," tutur Emron dengan perasaan senang "Terpilihnya Hilman Ismail Hasan Metareum mengingatkan saya akan almarhum Buya Ismail Hasan Metareum dimana beliau pernah berucap tukang kayu pandai tidak akan membuang kayu yang sisa,artinya hal kecil pun suatu saat akan berfungsi dan bermanfaat ujar Emron menutup pembicaraan (alfian) |
LINTAS INDONESIA - Ada perasaan bahagia dan terharu saat terpilihnya Hilman Ismail Hasan Metareum di-Muktamar III GMPI bagi kelompok muda dan senior di partai lambang Ka'bah ,karena momentum ini bisa langkah awal kebangkitan untuk memenangkan pemilu 2014,setidaknya kompromi dapat dirasakan karena tidak ada tarik menarik perebutan Formatur saat pemilihan walaupun ada death lock sampai tengah malam namun tidak mengurangi kesuksesan peristiwa akbar di GMPI




