Ahmad Muqowam: DPC dan DPW menginginkan perubahan bagi masa depan partai untuk mengembalikan kejayaan PPP
Senin, 18 April 2011 05:12

LINTAS INDONESIA -JAKARTA .Calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Muqowam meresmikan markasnya sebagai Pusat Informasi AMQ yang berlokasi di Jalan Jaya Mandala I, No 10 Jakarta Selatan.

Peresmian Pusat Informasi berlangsung sederhana. Diawali dengan pengajian dan dihadiri sejumlah pengurus DPC dan DPW PPP dari berbagai wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Lampung, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.

Selain itu tampak hadir Sekjen DPP Parmusi yang juga Ketua DPP, Imam Suharjo, Ketua DPP Gerakan Pemuda Kabah, Frans Islami. "Posko ini untuk menjawab permintaan DPC-DPC dan DPW PPP yang menginginkan perubahan dalam tubuh partai. Kami mewujudkannya dengan memfasilitasi Pusat Informasi bagi DPC-DPC dan DPW untuk merumuskan perubahan-perubahan menuju partai yang lebih baik," ujar Muqowam yang merupakanKetua Komisi IV DPR RI dari Fraksi PPP

Menurut Ahmad Muqowam, peresmian Pusat Informasi AMQ bukanlah sebagai deklarasi, tetapi merupakan fasilitas untuk merumuskan ide dan gagasan bagi usaha-usaha mempertahankan eksistensi PPP di tengah arus kemerosotan dan keterpurukan partai. "Saya banyak menerima aspirasi dari DPC-DPC dan DPW menginginkan perubahan bagi masa depan partai. Dengan adanya fasilitas Pusat Informasi, kami bisa berkumpul antar DPC, DPW dan simpatisan mengembalikan kejayaan PPP." jelasnya.

Sebanyak 32 DPW PPP diketahui sudah menyelenggarakan Musyawarah Wilayah, kecuali Papua.  PPP juga menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional, diantaranya mengagendakan menentukan tempat dan waktu penyelenggaraan Muktamar VII PPP. Mukernas diikuti peserta utusan Wilayah PPP se Indonesia, Pimpinan Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, Majelis Pakar, Pimpinan Departemen dan Lembaga.
Di internal partai terutama dari arus bawah PPP cabang-cabang diberbagai daerah seluruh Indonesia banyak yang kecewa terhadap hasil Pemilihan Umum 2009, sebelumnya partai ini berhasil meraih 58 kursi di parlemen, sekarang menurun drastis menjadi 38 kursi DPR RI. (Brian).

 
Baner