Malam Pisah Sambut di Kementerian Hukum dan Ham
Rabu, 19 Oktober 2011 18:14
Lintas Indonesia - Jakarta.  Pengumuman reshuffle yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Selasa (18/10) malam, Amir Syamsuddin resmi menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) menggantikan Patrialis Akbar yang habis masa jabatannya dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. 
Patrialis sangat bersyukur atas keputusan yang diambil oleh Presiden SBY yang telah mengakhiri masa jabatannya,"Sesuatu yang sangat tepat, kalau saja saya masih menjabat hingga tahun 2014, jangan-jangan saya nanti dijadikan tersangka pula, Jadi ya sudah ada garisnya itu. Tidak ada yang perlu kita sesali ya. Saya terima dengan ikhlas," ujarnya Rabu, 19/10/2011. 

Malam Pisah sambut di Kementerian Hukum dan Ham telah berlangsung malam ini di gedung serbaguna Kemenkumham. Saat itu Patrialis menyampaikan pesan kepada para pejabat Kementerian Hukum dan HAM, "jabatan itu tidak segala-galanya dan tidak selama-lamanya. Pasti akan berakhir, ini adalah fakta, realitas kehidupan," jelasnya.

Di akhir sambutannya, Patrialis mengucapkan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Presiden SBY yang telah mempercayakan saya menjadi menteri selama 2 tahun. "Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia kalau selama ini banyak hal yang dirasakan kurang berkenan," ujarnya.

Selama menjabat sebagai Menkumham, Patrialis Akbar banyak memberikan gebrakan dalam tubuh Kemenkumham. Diantaranya adalah pembuatan e-passport atau paspor elektronik dan immigration on board, merubah istilah Sistem Administrasi Badan Hukum dari Sisminbakum menjadi SABH. Selain itu, untuk memperkuat penegakan dan pembangunan hukum nasional, Patrialis juga memprakarsai pembentukan Forum Mahkumjakpol yang kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan Dilkumjakpol di tingkat propinsi.

Hal lainnya adalah meresmikan Desa Sadar Hukum melalui program Pusat Hukum dan HAM Terpadu (Law and Human Rights Center), yang hingga saat ini telah diresmikan di 28 Kantor Wilayah Kemenkumham. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain mantan Menkumham dalam periode sebelumnya seperti Oetojo Usman dan Hamid Awaluddin, selain itu hadir pula Ketua Ketua Lembga Perlindungan Saksi dan Korban Abdul Haris Semendawai, mantan Sekjen Kemenkumham Hasanuddin, Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy, dan pengacara Todung Mulya Lubis.

Sementara Menkumham yang baru, Amir Syamsuddin, menilai bahwa seorang Patrialis Akbar didalam menunaikan tugasnya menjadi orang nomor satu Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah memberikan prestasinya yang terbaik selama 2 tahun ini, . "Mari kita berterima kasih dan memberi penghormatan yang setinggi-tingginya. Dukungan beliau akan sangat kami hargai," katanya. "Jadi mohon izin Pak Patrialis Akbar saya nanti sekali-sekali akan mengganggu Bapak. Mohon Bapak tidak menolak," sambungnya. (Bri)
 
Baner