| PPD Berubah Menjadi PPN |
| Selasa, 01 November 2011 21:21 |
Lintas Indonesia - Jakarta. Dengan dihapusnya fraksi utusan daerah (PPD) di MPR setelah Pemilu 2004 , membuat beberapa tokoh di fraksi PPD terdorong untuk membangun sebuah partai yang orientasinya untuk menampung aspirasi daerah serta didorong oleh kuatnya arus dinamika politik nasional, yang semula memiliki nama Partai Persatuan Daerah (PPD), Maka pada kongres PPD yang berlangsung telah berubah menjadi Partai Persatuan Nasional (PPN). 01/11/2011.Sebelumnya PPD mempunyai ciri dan sikap terhadap orientasi kesejahteraan, kemandirian dan kemakmuran daerah, oleh karena itu dengan dirubahnya menjadi PPN, Partai yang di ketuai oleh Oesman Sapta Odang ini tetap akan menjunjung tinggi serta mengedepankan kekuatan daerah sebagai awal dari kejayaan sebuah negara. Oesman Sapta Odang Ketua Umum Partai Perstuan Nasional mengatakan, "Perubahan nama ini adalah untuk menumbuhkembangkan sifat nasionalisme didalam NKRI dengan tanpa melupakan pluralisme dan kemajemukan yang bisa merangkul pada seluruh aspek wilayah, kesukuan, serta budaya," katanya. Kemudian Oesman Sapta menambahkan dengan hadirnya para tokoh-tokoh politik nasional yang bergabung di dalam partai PPN, akan merencanakan segera membangun sebuah kebersamaan serta dapat turut memberikan sumbangsihnya, didalam memberikan warna baru, energi yang baru. PPN berkeinginan kuat untuk turut serta ambil bagian dalam percaturan politik nasional untuk dapat turut membangun jatidiri harkat, martabat bangsa demi kepentingan hidup berbangsa dan bernegara. (Bri). |
Lintas Indonesia - Jakarta. Dengan dihapusnya fraksi utusan daerah (PPD) di MPR setelah Pemilu 2004 , membuat beberapa tokoh di fraksi PPD terdorong untuk membangun sebuah partai yang orientasinya untuk menampung aspirasi daerah serta didorong oleh kuatnya arus dinamika politik nasional, yang semula memiliki nama Partai Persatuan Daerah (PPD), Maka pada kongres PPD yang berlangsung telah berubah menjadi Partai Persatuan Nasional (PPN). 01/11/2011.




