Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Imbau Warga Waspadai Hujan dan Angin
Senin, 07 Desember 2009 03:53
LINTAS INDONESIA-Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada warga di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) agar mewaspadai turunnya hujan disertai angin kencang pada hari Senin (7/12) ini.

Berdasarkan data prakiraan cuaca Jabodetabek dari BMKG di Jakarta, Senin pagi, terdapat peringatan untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

Dalam peringatan tersebut, hujan sedang-lebat itu juga berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat terutama di wilayah barat, selatan, dan timur dari kawasan Jabodetabek.

Secara keseluruhan, kondisi cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada pagi hari ini adalah berawan kecuali Kepulauan Seribu yang mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Namun, hujan diperkirakan akan menerpa seluruh wilayah ibukota pada waktu siang hari nanti.

Sedangkan pada malam hari, wilayah di Jakarta yang diprediksi akan diterpa hujan adalah wilayah Jakarta Selatan.

Sementara itu, daerah Bogor diperkirakan akan mengalami hujan baik pada waktu pagi, siang, maupun malam hari.

Depok yang juga berada di sebelah selatan ibukota diprediksi akan berawan pada pagi hari, serta hujan pada siang dan malam hari.

Sementara Tangerang yang berada di sebelah barat Jakarta diperkirakan akan hujan baik pada pagi dan siang hari, sedangkan pada malam hari akan berawan.

Sedangkan Bekasi yang berada di sebelah timur ibukota diprediksi akan berawan pada pagi hari, hujan pada siang hari, dan kembali menjadi kondisi berawan pada malam hari.

Sebelumnya, wilayah Jakarta pada akhir pekan baik pada Sabtu (5/12) maupun Minggu (6/12) diterpa oleh hujan selama berjam-jam sehingga mengakibatkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan ibukota.

Pada hari Sabtu (5/12), genangan air hingga sekitar 30 cm antara lain terpantau di Jalan Joglo Raya dan di depan Stasiun kereta Tanjung Barat.

Bahkan, petir juga menyambar sinyal kereta rel listrik sehingga juga mengakibatkan perjalanan kereta rel listrik (KRL) terganggu.

Petugas PT KA kemudian memperbaiki sinyal sehingga pada sekitar pukul 19.00 WIB, operasional kereta mulai pulih kembali. (Mi/Yat)
 
Baner