Tiga Lembaga Internasional Akan Danai Proyek Air Minum
Rabu, 10 Februari 2010 04:35
LINTAS INDONESIA-Tiga lembaga donor siap mengucurkan dana untuk pengembangan proyek air minum. Tercatat Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), dan Japan International Cooperation Agency (JICA) mendukung program Cipta Karya itu dalam lima tahun ke depan.

"Mereka (tiga lembaga donor) siap mendukung. Ada syarat yang mereka ajukan, yaitu program yang jelas dan berkelanjutan," jelas Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Tamin Zakaria di Jakarta, Rabu (10/2).

Dia menyatakan, kesediaan tiga lembaga donor itu ditunjukkan melalui pertemuan dengan perwakilan dari pihak ADB dan Bank Dunia. Lembaga itu berkomitmen untuk memberikan dana tanpa batasan tertentu untuk dialokasikan dalam pengembangan air minum. "Kalau soal duit sekarang bukan kendala untuk masalah air minum. Kita hanya butuh penyiapan program air minum," ucap dia.

Karena itu, dia mengimbau, agar satuan kerja pada setiap wilayah dapat mendorong pemerintah daerah untuk merancang program kerja tentang air minum. Nantinya, dengan adanya desain kerja yang runut, pihak lembaga donor akan dapat memilih program air minum yang akan dibantu pendanaannya. "Kalau programnya jelas, soal investor itu hanya tinggal masuk saja," ujar dia.

Dalam periode 2010-2014, pemerintah pusat berencana untuk menyelesaikan masalah pada sistem penyediaan air minum (SPAM). Masalah utama berkaitan dengan penyediaan air baku. Khusus untuk hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengalokasikan dana sekitar Rp7,4 triliun untuk penyediaan air baku. "Jadi, jangan pakai alasan SPAM ada, tapi air baku tidak ada," kata dia. (mi/TAM)
 
Baner