seorang Pria Tersesat di wilayah Kutub Utara. Selamat Masuk Dalam Lubang Es PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Lintas Indonesia   
Rabu, 22 April 2009 07:36
LINTAS INDONESIA- Seorang pria berusia 38 tahun tersesat di wilayah kutub utara. Namun dengan menggunakan teknik bertahan hidup yang tepat, ia berhasil bertahan selama tiga hari sebelum berhasil diselamatkan oleh regu penolong.seorang pria berusia 38 tahun tersesat di wilayah kutub utara. Namun dengan menggunakan teknik bertahan hidup yang tepat, ia berhasil bertahan selama tiga hari sebelum berhasil diselamatkan oleh regu penolong. Pria warga negara Amerika Serikat itu seperti dilaporkan Livescience.com, adalah seorang operator alat berat di sebuah perusahaan teknik dan konstruksi yang menjadi rekanan sebuah stasiun penelitian ilmiah milik AS National Science Foundation (NSF) di kutub utara. Ia terlihat oleh pekerja lainnya terakhir kali pada Rabu (15/4) di sekitar landasan pesawat di markas penelitian di Summit, Greenland. Sang pria yang tidak disebutkan namanya itu baru dilaporkan hilang pada Kamis keesokan harinya. Menanggapi laporan tersebut segera dilakukan pencarian dan operasi penyelamatan oleh berbagai lembaga di antaranya Angkatan Udara Denmark, New York Air National Guard's, dan lembaga antariksa NASA. Namun kegiatan penyelamatan baru berakhir pada Sabtu (18/4) dengan menemukan sang pria dalam kondisi hidup. Rupanya selama tiga hari tersesat, sang pria menerapkan teknik-teknik untuk bertahan hidup di tengah iklim kutub utara yang tidak ramah tersebut. Teknik bertahan hidup yang diterapkannya dapat menolong sang pria melewati hari-hari dengan suhu minus 23 derajat celcius di malam hari. Salah satunya, sang pria mengaku menggunakan teknik menggali lubang di tengah es. Dengan bersembunyi di lubang, ternyata sang pria mendapatkan kehangatan yang lebih karena terhindari dari terpaan angin dingin di wilayah tersebut. Selain itu, sang pria secara rutin menggerakan seluruh anggota tubuhnya untuk menjaga agar darahnya tetap mengalir. Teknik sederhana seperti itulah yang ternyata dapat menyelamatkan nyawa sang pria dari maut. (TAMMO)
 
Baner